Oleh: bening1 | Juni 6, 2008

Istighfar

Mungkin masih ada di antara kita yang enggan membasahi bibir dengan memperbanyak istighfar,boleh jadi tidak sedikit orang yang lidahnya masih kelu untuk berulang-ulang mohon ampun kepada Allah. Padahal banyak perkara dalam hidup ini yang tidak dapat dilalui tanpa istighfar.Istighfar adalah sarana turunnya kasih sayang, rahmat dan cinta Allah. Cinta dan kasih sayang Allah tsb tercermin jelas dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan Anas bin Malik ra..

“Sesungguhnya Allah lebih suka menerima taubat seorang hambaNya melebihi kesenangan seorang yang menemukan kembali untanya yang telah hilang di tengah hutan.” (HR BUkhari Muslim)
Renungkanlah.. sedemikian senangnya Allah menerima taubatnya seseorang,namun manusia sendiri malah enggan istighfar & kembali pada jalan yang lurus yang mendapat rahmat Allah.

Rasulullah saja yang telah maksum dari dosa setiap hari tidak kurang 70 kali beliau beristighfar,apalagi kita manusia yang setiap detiknya selalu berkarya membuat tumpukan dosa,seharusnya lebih banyak beristighfar baik secara lisan,dalam hati maupun pikiran kita.Kesalahan dan dosa yang terus bertambah akan mengotori hati akan berdampak pada kondisi labil dan tidak seimbangnya kehidupan yang dijalani seseorang.

Banyak dosa yang tidak mampu kita rasakan dan kita raba,banyak kekeliruan yang tidak mampu kita rasakan sebagai kekeliruan,banyak kemaksiatan yang tidak kita sadari sebagai kemaksiatan.Jika kita termasuk yang rajin shalat apakah kita bisa bebas dari dosa yang tidak bisa kita rasakan?

Seperti perkataan Abu Bakar Al MUzanni,”Amal-amal manusia itu akan naik ke langit.Jika pada lembar catatan itu terdapat istighfar maka putihlah catatannya.Jika lembar catatan itu tidak terdapat istighfar,maka hitamlah catatannya.”

Istighfar ibarat air,yang menyirami dan membersihkan hati.Menghilangkan kotoran dan dosa dari jiwa. Istighfar adalah cahaya yang menghapus kegelapan orang-orang yang melakukan kemaksiatan. Istighfar akan memunculkan cahaya dalam hati seseorang.

Ibnu Qayyim rahimahullah mengatakan,”Salah satu sebab paling besar dari kesempitan hati adalah menjauh dari Allah dan lalai berzikir kepada Allah.”

Saat seseorang melakukan banyak dosa dan kemaksiatan maka hatinya menjadi keras,kesat dan legam karena dosa.Dan hal ini akan tercermin dari kesempitan hati,kegundahan,kerisauan pikiran,kebingungan. Istighfar akan menjadikan hati lebih bersih,sehingga bisa menerima kebenaran dan tunduk pada kebenaran dari Allah.

Birahmatika ya arhamar rahimin,Biqudrotika ya Ghofurur rahim..

About these ads

Responses

  1. Pertanyaan yg kemudian timbul adalah sejauh mana istighfar yg diucapkan dapat menuntun gerak langkah kita sehingga kita tidak terjebak dalam kealpaan yang sama, tidak terperosok kedalam lubang yang sama untuk kesekian
    kalinya.

    Kwalitas dan konsekwensi dari istighfar yg diucapkan harus dapat meninggalkan bekas berwujud konsistensi antara perkataan dan perbuatan.

    Pemahaman yg ada pada diri kita dan sebagian umat islam di indonesia adalah begitu pemurah,
    pengasih dan penyayangnya Allah sehingga segala bentuk dosa dapat diampuni dengan
    mengucap istighfar. Tanpa ditindak lanjuti dgn itikad dan kesungguhan utk melangkah kearah yg lebih baik dari sebelumnya.
    Maka yg terjadi adalah pengulangan2 kesalahan yg sama yg menurut mereka akan terhapus semua dosa kesalahan ketika mengucapkan
    astaghfirullahal azhiem.

    Sesederhana itukah ?
    Tentu tidak, bukan ?

    Salam,
    **AI**

  2. ass,Baru-baru ini saya mengerti betapa besar dampak dari kekuatan untuk kita selalu
    beristigfar,hati menjadi tentram dan damai..
    astaghfirullahal azhiem..ada penyesalan tersirat kenapa saya baru merasakan nya sekarang,ya allah ampuni segala dosa2 hamba insya allah aku akan berubah menjadi lebih baik dengan memperbanyak istigfar..

  3. Salam, artikel ini begitu terkesan di hati saya…betapa indahnya abila diri dekat dengan Allah..betapa bermaknanya hidup jika segala-galanya kerana Allah..terima kasih kepada penulis di atas peringatan..mohon izin link..

  4. salam ukhwah, Subhanallah artikel ini sangat menarik, smoga bisa menjadi lebih baik dgn selalu ber istighfar. mohon izin link d facebook, Syukron katsir


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 76 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: