Oleh: bening1 | September 5, 2008

Perintah Zakat

Perintah zakat termasuk dalam salah satu rukun Islam.Mengapa sebenarnya Allah mewajibkan kita berzakat?

Bagi seseorang yang belum faham makna zakat pasti terasa berat mengeluarkannya,enggan jika tiba saatnya berzakat,apalagi untuk berinfak dan shodaqah. Karena pada dasarnya manusia itu bersifat kikir & serakah,hanya tingkat keimanan dan proses hidup yang dialaminyalah yang mampu membawa seseorang pada kesadaran tinggi untuk berbagi dengan sesama,memberikan sebagian apa yang dimiliki kepada orang yang membutuhkannya.

Kebanyakan manusia berpikir bahwa uang yang didapat adalah karena hasil usahanya,sehingga kemudian timbul pemikiran untuk apa mesti memberikan kepada orang lain ? padahal mendapatkannya tidak mudah,seolah tertanam mitos kita yang susah-susah mengapa orang lain yang tidak turut berusaha berhak mendapatkan uang hasil jerih payah kita?

Benar memang..jika kita tidak berusaha,maka kita tidak akan mendapatkan hasilnya yang berupa rezeki/uang.Tetapi ingatlah.. ada yang memiliki hidup ini…ada yang kuasa mengendalikan sempit dan lapangnya rezeki yang kita dapatkan.Tanpa seijinNya,sekeras apapun usaha kita,kita tidak akan mendapat apa yang kita sebut sebagai rezeki,termasuk uang,yang notabene menjadi indikator hasil sebuah usaha.Walaupun sebenarnya rezeki itu tidak selalu berupa uang,banyak hal yang kita dapat (atas kehendak Allah) mendapat rezeki dari sebuah usaha. Seperti rumah tangga yang sakinah, mendatangkan ketentraman bagi anggota keluarganya.Ini juga merupakan hasil usaha dari suami,istri dan anak-anak yang mengupayakan untuk senantiasa taat pada Allah,menyayangi satu sama lain dan memiliki pengertian yang tinggi atas kekurangan tiap anggota keluarganya.

Contoh lain rezeki yang berupa penghasilan yang barokah.Boleh jadi nilai uangnya tidak besar.. namun karena uang ini didapat dengan cara yang halal maka ketika dipergunakan mampu mendatangkan ketentraman dan kebaikan yang banyak bagi pemiliknya.Saya ada sedikit cerita tentang seorang Bapak yang pekerjaannya hanya sebagai tukang becak dan kuli ala kadarnya.Bapak ini memiliki 5 orang anak yang kesemuanya laki-laki.Kalau dipikir secara logis rasanya penghasilan seorang tukang becak jauh untuk dapat dikatakan cukup bisa memenuhi kebutuhan keluarganya yang berjumlah 6 orang. Setiap hari dia harus berjuang untuk dapat memenuhi 7 perut dan kebutuhan lainnya. Penghasilan yang sedikit tsb,diatur sedemikian rupa oleh sang istri untuk belanja sehari-hari,kebutuhan sekolah kelima anaknya,belum bayar air,listrik,bayar hutang,dll.Saya sendiri tidak terpikir bagaimana bisa mereka tetap bertahan hidup di tengah kesulitan ekonomi tsb.

Satu yang menjadi kekaguman saya,kelima anak Bapak tsb walaupun tidak pernah ada yang mengenyam nikmatnya makanan enak,puasnya bermain dengan banyak mainan layaknya anak kecil pada umumnya,mereka tetap memiliki sikap yang sopan,tidak rakus ketika bertandang ke rumah orang yang disuguhkan banyak makanan & tidak pernah mengambil mainan anak lain yang sesungguhnya mereka juga menginginkannya.Dan satu lagi sang Bapak ini punya motto ‘nrima’ (menerima) atas pemberian Gusti Allah.Didikan-didikan sederhana tetapi mendasar berhasil ditanamkan pada keliama putranya.

Waktu terus berjalan..kelima putranya berhasil lulus sekolah semua,bahkan 3 dari putranya berhasil diterima kerja di kantor pajak tanpa uang sogokan. Janji Allah tidak pernah ingkar,Dia begitu adil seadil-adilnya.. Siapa menanam padi,akan menuai padi,walaupun ilalang turut tumbuh bersama,asalkan rajin membersihkannya.. Allah akan memberi balasan yang setimpal dengan apa yang diusahakan.Allah akan memberikan jalan keluar bagi hamba-hambanya yang senantiasa bertaqwa.Jerih payah sang Bapak ketika mengayuh becak,kepayahannya pulang hingga larut malam dengan hanya membawa uang 20ribu rupiah seolah terbayar dengan melihat kelima putranya mampu bekerja dan hidup lebih baik dari Bapaknya.

Dibalik semua itu ternyata ada rahasia atas kebaikan yang ada pada keluarga tsb.Meskipun mereka tergolong kurang mampu namun tidak pernah lupa untuk mengeluarkan zakat fitrah 2,5% dan sedekah pada orang yang meminta pada mereka. Padahal mereka sendiri adalah orang yang tidak mampu,yang seharusnya menerima zakat dan sedekah.

Kembali pada kehidupan masa sekarang,yang terdapat banyak jenis usaha untuk menghasilkan uang. Perlu dicermati lagi,entah uang yang kita terima itu berupa gaji atau keuntungan dari hasil berdagang,bisa dikatakan tidak mungkin 100% bersih! Dan beberapa persen uang yang tidak bersih itulah yang menyebabkan berbagai masalah ada dalam kehidupan kita.

Dalam setiap aspek pekerjaan selalu ada yang menyebabkan uang yang kita peroleh beberapa persennya tidak benar-benar bersih.Meskipun sepintas kita tidak terlibat dalam kecurangan yang terjadi tapi jika kita bernaung dalam komunitas yang melakukan hal dzolim tsb,maka kita akan turut menerima akibat dari kedholiman itu. Karena itu Allah mewajibkan membersihkan penghasilan kita dengan zakat,mengingatkan kita untuk infak,ataupun shodaqoh.Percayalah..jika kita tidak mengeluarkan seperti yang Allah wajibkan,uang itu pasti akan keluar juga untuk musibah yang kita tidak pernah perkirakan.

Karenanya marilah senantiasa ingat untuk membersihkan harta kita,agar kehidupan kita mendapat ridhoNya.Penghasilan sedikit tak mengapa,asalkan membawa berkah ketimbang banyak tapi selalu menjadi masalah dan mengundang musibah.InsyaAllah akan dicukupkan keperluan kita oleh Allah & hidup kita akan tentram.

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Qs.9:103)

About these ads

Responses

  1. Assalamualaikum,

    Mohon Informasinya….perbedaan Zakat, Shadaqoh & infak, dan juga wakaf?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 77 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: