Oleh: nirvana2005 | November 4, 2008

Pilih sholat dulu atau makan dulu?

mana yang biasa kita lakukan bila menemui pilihan tersebut?, mau makan lebih dulu atau sholat lebih dulu?. pilihan diatas sangat menjebak dan setiap masing masing individu tentu memiliki pilihan yang berbeda beda dengan alasan tersendiri.

salah satunya jawaban tentu ada yang mendahulukan makan, lho kok bisa gitu?. iya karena alasannya gak afdol bila kita sedang mengejerjakan sholat dan memikirkan makan. kita sholat kan menghadap Allah, padahal kita sedang menghadap Allah tapi hati kita mikirin makan, abis sholat saya makan apa yaa, istriku sedang masak apa yaa, pasti enak kalo makan sate pake bumbu kecap ditambahin bawang merah dan minumnya yang dingin dingin, dsb. tujuannya bila perut kita kenyang insya Allah kita bisa beribadah/ sholat dengan khusuk. ini alasan yang biasa diberikan oleh individu yang membenarkan makan terlebih dahulu. dan alibi ini ada benarnya juga bila dinalar oleh logika kita.

jawaban yang lain tentu memilih sholat terlebih dahulu, alasannya lebih simpel dan jelas, karena menghadap Allah sang pencipta lebih utama dari pada makan. ayat dibawah juga menjelaskan bahwa hubungan sholat dan kiamat, bagaimana bila kita sedang sholat kemudian datang kiamat dibandingkan saat kita sedang makan kemudian datang kiamat, sedangkan kita masih belum sempat menjalankan ibadah sholat.

ibrahim 31
jawabannya pasti tidak jauh dengan ayam dan telur, mana yang lebih dalu ada? ayam atau telur?. ayam pasti bertelur dan menetas, berarti ayam berasal dari telur, jadi mana yang duluan?. kenapa ayam dan telur yang selalu dipersoalkan, kenapa tidak ditanyakan siapa yang menciptakan?. itu semua karena kuasa Allah swt. Allah menciptakan Adam tanpa harus melalui proses persalinan, hawa pun demikian diciptakan dari tulang rusuk adam. adam dan hawa tidak dilahirkan secara normal dan logika manusia.

kembali ke masalah sholat dan makan, hal itu tergantung bagaimana seseorang menilai atau meletakkan tingkat keimanannya. bila kita masih mendahulukan makanan, berarti tingkat keimanan kita masih tidak jauh dengan urusan perut. berbeda halnya bila kita mendahulukan sholat, tentunya kita sudah memiliki kesadaran akan arti hidup didunia ini, posisi kita dihadapan Allah, kewajiban yang lebih utama dari sekedar urusan dunia, menempatkan keimanan kita lebih tinggi dari hanya sekedar urusan perut. kita tunggu 20-30 menit untuk beribadah, insya allah perut kita tidak akan menjerit, pikiran tenang, tidak ada tanggungan, makan menjadi lebih nikmat.

About these ads

Responses

  1. Yes I agree with you!

  2. hati tahu bahwa seharusnya kita lebih mendahulukan sholat , tp nafsu yang mengalahkannya .

    msh sering terjadi pada diri saya . dimana saya lebih sering cenderung memilih urusan perut . yah , , harus lebih banyak belajar dan meningkatkan keimanan lagi .

  3. Terjawab sudah pertanyaan yang sudah lama bersemayam

  4. Hmm, masalah ini baru aja dibahas oleh guru biologi saya, yang juga seorang guru ngaji.
    Kalau kata beliau sih masih mending makan mikir solat,daripada solat mikir makan. Jadi lebih baik makan dulu,jadi solatnya bisa tenang dan khusyu. Daripada solat dulu,tapi waktu solat jadinya tidak khusyu karena memikirkan makan.
    Bagaimana ya?

  5. Hmm, masalah ini baru saja dibahas oleh guru biologi saya, yang juga seorang guru ngaji.
    Kalau kata beliau sih masih mending makan mikir solat,daripada solat mikir makan. Jadi lebih baik makan dulu,jadi solatnya bisa tenang dan khusyu. Daripada solat dulu,tapi waktu solat jadinya tidak khusyu karena memikirkan makan.
    Bagaimana ya?

  6. assalamualikum,
    kalau saya, lebih baik makan dulu kemudian sholat. memang kelihatannya kok menyepelekan ibadah. sholat kalo tidak khusyu’ hasilnya juga tidak baik, bisa bisa menjadi hambar sholat kita. mungkin jalan tengahnya adalah makanlah secepat mungkin atau sedikit saja kemudian segera pergi sholat dan melanjutkan setelah selesai sholat.

    • @ andre..
      masing masing umat memiliki jenjang atau tingkat keimanan sendiri sendiri, jadi kalo kita masih mendahulukan urusan perut, segitu pula-lah tingkat keimanan kita, mungkin banyak alasan yang membuat seolah olah jawaban kita benar, padahal belum tentu.
      kalo boleh bertanya, bagaimana kita melewatkan sholat ashar di bulan puasa?, apakah kita akan menunggui kita makan atau tetep sholat ashar?, walaupun perut keroncongan, bau masakan didapur yg menggairahkan….

  7. kalau;saya lebih memilih makan dulu.soalnya saat solat wetenge ora kemprucuk,tapi solat ora oleh ditunda.dadi kepriye menurut sampeyan.?

    • @ filippo
      untuk urusan makan dulu atau sholat dulu itu adalah pilihan, dimana kita menempatkan posisi antara makan dengan sholat. bukan pertimbangan rasa. disitulah intinya …
      misal tiba tiba ada kejadian gempa yang sangat dasyat dan menimpa kita sampai meninggal, pada saat itu kita sedang makan enak enaknya, apa pahalanya ? kita telah menginggalkan sholat, matipun tidak syahit, dan yang diingat adalah makan, bukan Allah. berbeda dengan kejadian yang terjadi dimana kita sedang melaksanakan sholat dan terjadi gempa yang menimpa kita, insya allah kita akan mati syahid. atau pun terjadi kematian pada saat kita makan, akan tetapi kita telah melaksanakan sholat

  8. yang namanya pilihan itu suka suka yang milih mau sholat dulu takut gak kusuk mau makan dulu takut menyepelekan perintah Allah ! kalau dilihat dari keduniaan saja misalkan baru makan lalu di panggil sama pak camat tentu makannya ditinggal,apalagi ada panggilan dari Allah? anda tentu bisa memilih mana yg didahulukan, ( lebih baik makan ingat sholat daripada sholat ingat makan )

  9. bagaimana kalo makannya sebelum tiba waktu sholat,… jadi solatnya bs tepat waktu dan perut g keroncongan…

  10. setuju mas iwan…..
    kita makannya sebelum jatuh waktu sholat, sehingga sholat udah gak kepikiran makan dan makan gak kepikiran sholat. sama sama . padahal waktu sholat yang bersamaan dengan makan adalah siang (dhuhur) dan malam (magrib/ isya) dan tidak semua waktu bersamaan antara waktu sholat dan makan…..

  11. buat yg lg pilh2 mndingan pilh solat dulu… Urusan lg sholat ingat makan mari kita blajar lg agar saat sholat tdk ingat makan (sbnarnya bukan hanya makan urusan lain jg). Yg mash pilh makan dulu silahkan blajar makan sambil ingat2 sholat biar tambah khusyu ingatnya :)gkgkgk. Kalo cuma ingat sholat sich gampang lg maksiat aja bisa ingat solat. Dan gak ada pahalanya kalo cuma ingat doang. Orang kafir aza ingat sholat,tau sholat tp gak mau. Abis makan perut kenyang lg makan ingat sholat pas sholat ingat bantal,lihat sajadah.. Pengenya slnjoran..,lihat kursi pengenya senderan jadinya ngorok.com.
    Catatan. (saat romadon)Harap d bedakan ta’jil dg makan. saat sholat tdk ingat makan (sbnarnya bukan hanya makan urusan lain jg). Yg mash pilh makan dulu silahkan blajar makan sambil ingat2 sholat biar tambah khusyu ingatnya :)gkgkgk. Kalo cuma ingat sholat sich gampang lg maksiat aja bisa ingat solat. Dan gak ada pahalanya kalo cuma ingat doang. Orang kafir aza ingat sholat,tau sholat tp gak mau. Abis makan perut kenyang lg makan ingat sholat pas sholat ingat bantal,lihat sajadah.. Pengenya slnjoran..,lihat kursi pengenya senderan jadinya ngorok.com.
    Catatan. (saat romadon)Harap d bedakan ta’jil dg makan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: