Oleh: bening1 | Mei 28, 2009

Rezeki Barokah

“Doakan saya mendapat rezeki yang banyak ya Bulik..”
Bukan banyak! tapi yang terpenting, barokah Nak..”
Meski rezekimu banyak kalau tidak barokah..percuma saja.
Tidak ada ketenangan hidup, masalah sulit dicari jalan keluarnya, jasmani tidak sehat,anak bukan menjadi penyejuk hati tapi malah makan hati,suami istri berantem tiap hari,dan banyak lagi permasalahan yang seolah tidak ada ujungnya.

Pesan ini selalu teringat di benak saya hingga kini..
Bukan BANYAK tapi yang penting BAROKAH.

Seperti apa rezeki yang barokah itu?
Umur yang barokah?
Serta keluarga yang barokah?

Terkadang kita sebagai manusia sering lupa untuk bersyukur pada Allah karena saking banyaknya nikmat yang diberikan, sampai seolah terasa tidak ada nikmat yang diberikan olehNya.
Betapa kufurnya kita.. padahal jika kita sadar,satu saja nikmat dicabut Allah..kita sudah kelabakan, bingung bagaimana mencari solusinya.
Coba saja jika tiba-tiba Allah menutup saluran pembuangan kita, berhari-hari kita tidak bisa buang air besar maupun kecil. Kira-kira berapa ratus juta akan kita keluarkan untuk menormalkan kembali saluran pembuangan kita?
Jika sudah demikian rezeki banyak yang senantiasa diminta kepada Allah akan berkurang banyak pula untuk kesembuhan kita. Yang demikian ini rezeki yang kita terima tidak barokah,entah cara mencarinya yang salah… atau mendapatkannya dengan mendzalimi orang lain.

Beda dengan orang yang diberikan rezeki sedikit tapi barokah..
Ia akan dicukupkan hidupnya oleh Allah, keinginannya senantiasa terkendali terhadap hal-hal yang menjadi kebutuhannya, apa yang dimakannya memberikan kesehatan dan ketentraman dalam hidupnya, keluarga menjadi penyejuk hati, ayah,ibu dan anak saling mengerti akan keadaan, diberi kecerdasan dan kesabaran dalam menjalani hidup dan yang terpenting diberi kenikmatan untuk menjalankan ibadah,menjaga keimanan untuk taat pada Allah.

Bagaimana caranya mendapatkan rezeki yang barokah? menjadikan umur kita barokah? sehingga pada akhirnya keluarga kita merasakan barokah dari Allah.

Islam telah menuntun kita agar senantiasa mencari rezeki yang halal (baik caranya maupun wujudnya) dan menjauhkan diri kita dari rezeki yang haram, tinggal kita sendiri bisa tidak menjalaninya.
Ketika apa yang kita inginkan tercapai,misal mendapatkan uang dengan cara yang halal, lantas digunakan untuk apa uang ini?
– apakah sekedar kita belanjakan hingga habis untuk segala keperluan kita?
– apakah terlebih dulu kita menyisihkan sebagian untuk dizakatkan?
– atau mungkin kita gunakan untuk banyak bersedekah?
– atau bahkan kita gunakan untuk hal-hal yang salah, yang tidak mendapatkan ridho Allah?
Semua hal di atas menentukan rezeki yang kita terima dari Allah menjadi berkah atau tidak dalam kehidupan kita.
Demikian pula dengan umur yang kita miliki.. kita manfaatkan untuk apa umur kita?
– apakah digunakan untuk beribadah kepada Allah dan bekerja sebagai sarana mencukupi kebutuhan hidup?
– atau mungkin digunakan untuk berbagi ilmu terhadap sesama?
– atau bahkan hanya digunakan untuk berfoya-foya menghabiskan harta yang dimilik?
Ketika umur yang kita miliki dimanfaatkan untuk hal-hal yang bisa mendapatkan ridho Allah,insyaAllah umur kita menjadi berkah..tetapi jika tidak.. mungkin banyak permasalahan yang melanda hidup kita, yang membuat seseorang apatis menjalani hidup.

Saudaraku, hidup di dunia ini memang menyenangkan.. namun janganlah lupa ada kehidupan lagi di Yaumil Akhir yang harus kita perjuangkan sejak kita di dunia. Bukan justru kita abaikan…
Apa yang kita dapatkan saat ini hendaknya menjadi sarana agar kita memiliki bekal untuk hari esok karena kelak di Yaumil Akhir kita akan melaluinya lebih lama daripada di dunia.

Marilah mulai sekarang kita belajar mensyukuri nikmat yang Allah berikan, bukan hanya nikmat harta benda tetapi nikmat Islam,Iman dan ihsan.. Bersyukur bukan hanya mengucapkan Alhamdulilah, tetapi juga banyak berbagi baik harta maupun ilmu pada sesama. Mencari rezeki dengan cara yang halal dan tidak mendzalimi orang lain, membersihkan penghasilan dengan mengeluarkan zakat,memanfaatkan rezeki untuk hal-hal yang diridhoi Allah.. InsyaAllah rezeki,umur dan kehidupan kita akan mendapat barokah dariNya.Amin..

Ya Allah Ya Razaq..
Jadikanlah rezeki yang engkau berikan cukup bagi kami,
Jadikan kami bermanfaat bagi lingkungan sekitar kami
Berkahilah pekerjaan,rezeki,keluarga dan umur kami Ya Rahman…
Amin..

About these ads

Responses

  1. Terima kasih untuk nasehatnya.

  2. thx ya ….
    atas nasehat yg sederhan tap maknanya luar biasa..
    yg jd masalah jaman sekarang jarang ditemui org yg mo berbagi dalam kebaikan, apalagi masalah harta wow paling susah …
    Alhamdulillah ak masih dilindungi Allah dr hal tersebut. mudah-2 istiqomah amien….

  3. [...] Sumber: bening1.wordpress.com (Rezeki Barokah) [...]

  4. terimakasih
    nurul.pacita.

  5. Terima kasih

  6. amin.. selalu update yahh

  7. Subhanallah…

  8. Subhannalloh..mudah2an kita semua diberikan rizki yg Barokah amiin..

  9. mksh bnyk infonya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 76 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: