Oleh: bening1 | Desember 8, 2007

Selaraskah doa dengan perbuatan kita?

>> Ass.wr.wb
>>
>> Ketika hati ini tersadar tetapi diri masih
>> tersesat..
>> Kebaikan yang datang bisa diterima sebagai
>> keburukan,atau sebaliknya.
>>
>> Smoga Allah melimpahkan rahmatNya senantiasa pada
>> kita semua.
>>
>> Harapan manusia tidak selalu selaras dengan kehendak
>> Allah. Manusia boleh
>> bermimpi, bercita-cita, bekerja, berusaha, dan
>> berjuang. Tetapi yang harus
>> selalu tertanam adalah bahwa realisasi dari semua
>> itu tidak lepas dari
>> kehendak Allah SWT.
>>
>> Yang patut menjadi pertanyaan kita adalah bagaimana
>> agar keinginan kita
>> (selalu) selaras dengan kehendak Allah sehingga
>> hidup kita selalu diliputi
>> oleh kebaikan.
>>
>> Allah memberi jawaban dalam Al-Qur’an :
>>
>> “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu
>> (Muhammad)tentang Aku, maka
>> (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku
>> mengabulkan permohonan orang
>> yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka
>> hendaklah mereka itu
>> memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka
>> beriman kepada-Ku, agar
>> mereka selalu berada dalam kebenaran. ” (QS. 2:186).
>>
>> Formula yang diberikan Allah dalam Al-Quran ini
>> begitu simpel & mudah,
>> yaitu jika kita merasa keinginan kita tidak selaras
>> dengan kehendak Allah
>> (tidak dikabulkan Allah ), berarti masih ada masalah
>> keimanan dalam diri
>> kita, baik berbentuk tidak memenuhi seruan-Nya atau
>> berbuat maksiat
>> kepada-Nya.
>>
>> Waallahualam bishawab – Wassalamualaikum,wr.wb

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: