Oleh: bening1 | Desember 8, 2007

Sholat 2

Mari tilik kembali perjalanan kita dalam mendirikan sholat..

* Dalam bacaan doa Iftitah – Inna sholati wa nusuqi,wa ma yahya wama mati lillahi rabbil alamin”
..sesungguhnya ibadahku,hidupku dan matiku hanyalah untukMu (ya allah)..”
Ini kita lafazkan setiap kali sholat,tapi benarkah kesehariannya demikian?
..Hidupku hanya untuk-Mu(allah)? bukan untuk yang lain? (suami, istri, keluarga, uang, pekerjaan, pacar)
Kalo begitu..selama 24 jam waktu kita,berapa persen kita gunakan untuk mengingat Allah? mana dunk buktinya?
Hidup didunia ini, porsi harus imbang,kepentingan dunia jalan, tapi Allah tetap harus nomer satu.

* Dalam Al Fatihah ayat 5 – “Iyya kanna’ budu wa iyya kanastain”
“..Hanya kepadaMu kami menyembah & hanya kepadaMu kami mohon pertolongan..”

( benarkah selama ini kita selalu minta tolong kepada allah, apakah bila anda sakit anda minta tolong

kepada allah lebih dahulu?, apakah jika anda tidak punya uang anda minta tolong kepada allah?, apakah anda

masih minta tolong kepada allah jika usaha anda jatuh? )……

Renungkan kembali kemana selama ini kita memohon pertolongan? benar kepada Allah? ataukah kepada yang lain

? yang pakai kemenyan, bawa keris, syarat kembang 7 rupa, puasa 7 hari 7 malam!!
atau pada kekasih? peramal? dukun? bukannya masalah kita selesai, malah jadi kacau beliau (Syirik).

Bukankah yang Maha membukakan pintu segala persoalan adalah Dia?
PERCAYALAH! jauh lebih baik berdzikir sebagaimana kekasih Allah, Ibrahim.as seperti berikut:

“Hasbunallah wa nikmal wakil ni’mal maula wa ni’man nasir…Cukuplah bagi kami Allah, dan Dia sebaik-baik penolong”
(Ali Imron 173) disarankan dibaca setelah selesai sholat

* Dalam Al Fatihah ayat 6 & 7 – “Ihdinaas shiratal mustaqim,shirathal lazinaa an amtaalaihim,ghoiril

maqhdubi alaihim walad dlolin.”

“Tunjukkanlah kami jalan yang lurus, jalannya orang-orang yang Engkau beri nikmat, bukan jalannya orang yang

Engkau murkai dan jalannya orang yang sesat.”

Tapi bagaimana ketika kita mendapat ajakan kebaikan?
menerimanya atau mengabaikannya? Padahal Allah telah mengabulkan doa kita,dengan menunjukkan jalan yang

lurus. Tapi manusia, memang makhluk yang paling sering membantah.

Tiap hari ayat-ayat di atas dibaca,bahkan Syahadat senantiasa diucapkan tetapi jika tidak sampai dalam hati

bahkan dalam kehidupan,berarti sumpah kita pada Allah dusta.. Dan dusta pada Allah artinya mengundang

murkaNya.
Simak dalam firmanNya berikut :
“Maka siapa yang lebih dzalim daripada orang yang mengadakan kebohongan terhadap Allah atau mendustakan

ayat-ayatNya? Sungguh orang yang berbuat dosa itu tidak akan beruntung.” (Yunus : 17)

Tidak ada manusia yg bersih dari dosa,tetapi ketika mengetahui suatu kebenaran dan dia masih berada dalam

kesalahan, hendaklah dia segera berpaling dan meninggalkan kesalahan itu, dan menggantinya dengan kebaikan yang lebih..dan

lebih..

Iklan

Responses

  1. benarkah selama ini kita selalu minta tolong kepada allah, apakah bila anda sakit anda minta tolong kepada allah lebih dahulu?, apakah jika anda tidak punya uang anda minta tolong kepada allah?, apakah anda masih minta tolong kepada allah jika usaha anda jatuh?

    Bila saya sakit, saya biasanya mencoba bersabar dengan berbagai cara pengobatan yang sudah biasa tuh, urusan uang kalo hanya berdo’a tanpa berusaha memang akan datang uang dari langit ya ? Selain berdo’a usaha itu perlu.

    Tiap hari ayat-ayat di atas dibaca,bahkan Syahadat senantiasa diucapkan tetapi jika tidak sampai dalam hati bahkan dalam kehidupan,berarti sumpah kita pada Allah dusta.. Dan dusta pada Allah artinya mengundang murkaNya.

    Yup, bener setuju banget sama yang ini 😀

  2. maaf kalo ada yang kurang, benar kita juga harus berusaha selain ingat dan minta tolong pada allah, tapi tanpa seijin allah, walau pun kita sakit cuma batuk, dikasih obat apa aja belum tentu sembuh, jadi selain minta pertolongan allah, kita juga berusaha mencari obat dengan ridlo allah, intinya kita juga harus “berusaha” dengan ridlo allah. apakah ini maksudnya ?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: