Oleh: bening1 | Desember 8, 2007

Siapakah aku

Siapakah orang yang paling sibuk?
orang yang suka menyepelekan waktu sholatnya,seolah-olah ia harus mengurus kerajaan
sebesar kerajaan Nabi Sulaiman a.s

Siapakah orang yang rugi?
orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadah
dan amal-amal kebaikan.

Siapakah orang yang manis senyumannya?
orang yang ditimpa musibah lalu dia berkata “Inna lillahi wainna illaihi rajiuun.”
Lalu sambil berkata,”Ya Rabb, Aku ridha dengan ketentuanMu ini”, sambil mengukir
senyuman.

Siapakah orang yang kaya?
orang yang bersyukur dengan apa yang dimiliki dan banyak tabungan sedekahnya.

Siapakah orang yang miskin?
orang yang tidak puas dengan nikmat yang ada dan selalu menumpuk-numpuk hartanya.

Siapakah orang yang paling cantik?
orang yang mempunyai akhlak yang baik.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?
orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya akan diperluaskan sejauh
mata memandang.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?
orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikan lalu kuburnya menghimpitnya.

Siapakah orang berakal?
orang-orang yang menghuni syurga kelak karena telah menggunakan akal sewaktu di
dunia untuk menghindari siksa neraka.

Siapakah anda?
Anda sendiri yang bisa menjawab termasuk ‘siapa’ yang mana…

Iklan

Responses

  1. Dalam temaram cahaya lilin aku bersimpuh
    satukan segala panca indera k e dalam satu titik
    titik yang menjadi pusat dari kendali tubuhku
    titik dalam diri yang disebut sebagai qolbu

    dan kutongkatkan lidahku
    sebagai simbol penyerahan mulutku dalam kendali Nya
    dan kulemaskan segala sendi2 tubuhku
    sebagai simbol penyerahan diriku dalam kendali Nya

    kematian membayang dalam fikirku
    walau sebenarnya tanpa mati tak akan kukenal Dia
    tapi kenapa ketakutan selalu menyertai perjalananku
    dan ternyata itulah rasa awal menapak jalan ruhani

    lalu kudesahkan Astaghfirullah dalam qolbuku
    memohon ampun dihadapan ruhani suci pembimbingku
    ampun dari segala dosa dari ujung kepala hingga ke ujung kaki
    dari dosa yang kusadar dan tak kusadar

    tak terasa bergetar seluruh sel-sel dalam tubuhku
    bergetar harmonis dalam sekujur tubuh dan darahku
    hingga tercapailah ketentraman fikir dan jiwa
    dan hilanglah segala kesadaran akan diri

    binasa diri dalam pelukan cinta Illahi
    binasa segala rasa yang kurasakan dalam diri
    hilang diri hilang akalku hilang kesadaran jasmaniku
    maka terbitlah kesadaran spiritualku

    perjumpaan dengan para kekasih Allah
    berkumpul dalam harmony jiwa dalam cinta dan damai
    bersatu dalam untaian persaudaraan dalam kasih Allah
    itulah makna penyatuan dalam alam rabbani

    alam keabadian di mana tiada lagi batasan antar manusia
    tiada lagi dinding pemisah jiwa para pencari keabadian
    tiada lagi bendera-bendera agama ataupun suku bangsa
    yang ada hanyalah kedamaian dan kedamaian

    dalam diam kurasakan segala rasaku akan hadir Mu
    tiada kata-kata lagi yang terucap melalui bibirku
    tiada lagi bahasa dan tulisan yang sanggup merangkum rasa
    karena semua telah aku serahkan pada pemilik jiwa

    diam … diam … diam …diam … diam …. diam ….. dan diam
    damai …. damai … damai …. damai….. damai…..damai …. dan dama

  2. Luasnya Samudra hendak kau apakan?
    Hendak kau minum dan kau habiskan?
    Sanggupkah engkau menghabiskannya?
    Dan dapatkah engkau mencari-cari tepinya?

    Sungguh!!! bodohlah engkau kawan
    Mencoba tuk menyaingi Tuhan
    Atau engkau kah Tuhan?

    Engkau mengatakan seolah-olah engkaulah segala-galanya
    Aku yang mengetahui…………………..
    Aku yang menghendaki………………..
    Aku yang menguasai……………………
    Aku yang berbuat………………………..
    Aku yang melihat………………………..
    Aku yang mendengar…………………..
    Aku yang berbicara……………………..
    Aku yang hidup…………………………..
    Aku yang punya ini…. dan itu……….
    Tidak sadarkah engkau kawan?

    Bahwasanya Maha segala Maha
    Hanya Tuhan yang menguasainya
    Engkau tiada lain hanyalah manusia
    Yang tiada daya dan upaya
    Tidak ada kuasa dan kekuatan
    Melainkan jika Tuhan mengijinkan

    Engaku tiada lain hanyalah makhluk
    Yang Buta….. yang Tuli….. dan Bisu…..
    Kecuali dengan Rahmat dan Izin Nya

    Sungguh-sungguh engkau biadab
    Dan amatlah sombongnya engkau
    Merasa semuanya engkaulah yang memiliki
    Sudah kuatkah engkau tuk menyaingi Tuhan?

    Sudah hebatkah engkau tuk melawan Tuhan?
    Tanyakan dirimu!!!!!!!!!
    Tanyakalah……… dan tanyakanlah………….
    Renungkan dan sadarilah olehmu
    Jika memang ingin masuk di dalam keselamatan

    by : Pengembara Jiwa

    • ya ALLAH,kni q tersesat jauh didlm jrng ksesatn,tpi q tak mmpu berbuat apa2 krn q ptus asa.IManq goyah…bahkan mngingtmu sja ssah rsax.Yg q lkukn hax dosa walaupn q mngtahui bhwa itu slh.Kni q trjbk dlm kgelisah htiq,pdhal q seorng mahasiswa kbidanan.Aq bodOH,…………………!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  3. ” Tunjukkan kami jalan yang lurus ( yaitu ) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya , bukan jalan mereka yang Engkau murkai , dan bukan pula jalan mereka yang sesat ” . ( QS . Al Fatihah : 6-7 )

  4. semoga tulisan ini berkah.amin…..

    • aminnnnn


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: