Oleh: bening1 | Desember 26, 2007

Berqurban

Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu,dan berkurbanlah..” [Al Kautsar:2]

Ada cerita seorang ibu yang ingin sekali ikut berqurban dengan membeli seekor kambing. Hampir setahun dia menunggu saat datangnya hari Raya Idul Adha dan telah meniatkan uangnya untuk membeli seekor kambing. Kira-kira sebulan sebelum hari raya qurban seorang anak laki-laki datang padanya dan menceritakan bahwa dia sedang dalam masalah keuangan. Sudah 4 bulan anak laki-laki yang duduk di kelas 3 bangku SMA tsb menunggak uang sekolah sebesar Rp 900.000 sedangkan orang tuanya sudah tidak sanggup lagi membayar. Sementara anak ini sangat ingin menyelesaikan sekolahnya.

Si ibu begitu iba,hatinya tidak bisa berbohong bahwa dia ingin mengangkat beban si anak dengan memberikan uangnya untuk melunasi tunggakan uang sekolahnya.Tapi disatu sisi ibu ini juga amat ingin ikut berqurban,apalagi anaknya sendiri setiap hari sudah meminta untuk dibelikan kambing,katanya nanti ingin dituntun sendiri ke masjid.

Begitu bingung memilih mana yang mesti diutamakan,akhirnya si Ibu menyerahkan urusan ini pada Allah,memohon petunjuk mana yang seharusnya didahulukan.Karena tidak bisa dipungkiri keegoisan manusia pasti akan cenderung pada kepentingan diri sendiri.

Beberapa hari kemudian ibu ini mulai membuat keputusan,lantas dia berdoa..
“Ya Allah sungguh minim ilmuku,untuk menentukan mana yang lebih utama berdasar fiqh.Tapi aku percaya Engkau Maha Mengetahui Kebenaran sgala urusan,bismillah aku akan memberikan seluruh uangku ini untuk membantu hambamu yang dalam kesulitan,aku belum bisa berkurban tahun ini,mudah-mudahan Kau lapangkan rizkiku agar bisa berqurban tahun depan dan Engkau ridhoi keputusanku kali ini.Amin”

Dan esok harinya diserahkanlah uang tsb pada bagian keuangan di sekolah anak laki-laki tsb,tanpa terlebih dahulu menemui si anak.Dalam hatinya bergejolak berbagai perasaan..benar atau tidak ya..langkah yang aku ambil.Aku tidak kenal anak itu,juga keluarganya,tiba-tiba aku memberikan seluruh uangku yang tlah kuniatkan untuk berqurban.Mungkin uang ini kecil bagi orang yang kaya,tapi bagi aku uang ini amat banyak dan berarti.Hanya satu keyakinan si ibu ini,bukankah ikhlas memberi untuk orang lain yang sedang memerlukan bantuan juga sebuah pengorbanan?

Ya Khabiir,Ya Naashir,Ya Allah..
Wahai Yang Maha Mengetahui,Wahai Yang Maha Penolong
Tolonglah aku,jauhkan setan dari padaku yang terus menerus menghasutku bahwa jika aku sedekahkan hartaku maka aku akan jatuh miskin,dan aku termasuk orang yang merugi.
Padahal segala apa yang di langit dan di bumi ini adalah milikMu.
Jika Engkau berkehendak menolong seorang hamba,maka Engkau akan gerakkan tangan hambaMu yang lain untuk menolongnya.Waallahua’lam bishowab

Iklan

Responses

  1. Segala puji bagi Allah yang Maha Agung

  2. sholat yuk!
    berkorban yuk!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: