Oleh: bening1 | Desember 28, 2007

Di Balik Semua Permasalahan

Sejatinya Allah itu kepengen kita trus selamat,tapi yang terjadi,kita tidak kunjung menghargai penyelamatan yang Allah lakukan. Atau kita yang terlampau memanjakan nafsu kita, jadinya.. bolak-balik tergelincir …
Peringatan senantiasa diberikan Allah kepada manusia disetiap manusia itu akan berbuat yang tidak benar di mata Allah..Sebagai pertanda – biasanya buruk- yang mengawali suatu kejadian atau perbuatan salah yang dilakukan seorang manusia.

Dan peringatan ini tidak akan brarti jika di kemudian hari orang tsb mencoba melakukan hal buruk yang sama dan terus menerus berbuat kesalahan. Hingga akhirnya dibiarkan oleh Allah dalam kesesatan. Kesenangan yang digenggamnya hanyalah berupa ‘penangguhan’ dari Allah (Istidraj). Mereka akan ‘dibenamkan’ Allah perlahan-lahan, sehingga mereka tidak sadar kalau mereka justru sudah berada dalam atmosfir azab,atmosfir kesusahan.. naudzubillah.

“Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Allah lalu dia berpaling dari padanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya -yang berakibat buruk bagi mereka- Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka,memahaminya,dan sumbatan di telinga mereka. Dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk,niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya.” [Al-Kahfi 5]

Coba kita ingat lagi,
ketika usaha kita bangkrut,habis-habisan,boleh jadi ini peringatan atas adanya kemusrikan dalam hidup kita.
Kepengen usaha maju malah nyari pelarisan,lho wong kita ini berakal koq mau dibodohi benda mati..
ketika uang atau hp kita dicopet,boleh jadi ini peringatan atas sedekah kita yang kurang..
Ya masa’ gaji 5 juta mengeluarkan 50 ribu untuk fakir miskin/anak yatim nunggu tiap bulan ramadhan..sekali ke KFC aja bisa habis 70 ribu,tapi kalo diminta bantu anak yatim katanya gajinya belum cukup.. Pendapatan dan sedekah tidak imbang

Saudaraku,uang yang kita miliki bukan milik kita,semua titipan Allah..
Allah cukupkan kebutuhan kita,bahkan lebih..
Kalau Allah mau,Allah bisa koq membuat rumah kita tiba-tiba terbakar sehingga harta kita habis.
Allah juga bisa membuat tiba-tiba uang kita dirampok orang saat baru mengambil gaji.
Allah juga bisa membuat kita jatuh tertabrak sehingga kita tidak bisa lagi bekerja..
Tidak ada yang sulit bagi Allah..
Karenanya sadarlah,saat satu peringatan datang,jangan lempeng saja hingga datang peringatan 2,3..dst. Takutlah akan ISTIDRAJ..

Inilah sebenarnya hikmah di balik kesusahan yang terjadi,di balik kesulitan yang muncul,dan di balik permasalahan yang hadir,yaitu peringatan Allah agar kita kembali kepadaNya,kembali kepada Al-Quran.

“Dan sungguh akan Kami timpakan kepada mereka sebagian azab yang dekat [azab dunia] sebelum azab yang lebih besar [azab akhirat] , supaya mereka kembali. [As-Sajadah 32]

Ya Ghofur,Ya Muhaimin,Ya Allah..
Ampunilah dosa kami,peliharalah diri kami,agar ketika mendapat peringatan dariMu,kami segera kembali ke jalanMu.Amin

Iklan

Responses

  1. Ya Allah Ya Robbi Yang Maha Membolak-balikkan jiwa&hati teguhkanlah iman dan taqwa di dalam dada kami.Sungguh Engkaulah sebaik-baik pelindung.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: