Oleh: bening1 | Januari 7, 2008

Orang Yang ‘Susah’ Mendapat HidayahNya

Jika orang yang mendapatkan hidayah dimudahkan Allah SWT untuk mengerjakan berbagai jenis ketaatan untuk beribadah padaNya,maka sebaliknya bagi orang yang terhalang mendapat hidayahNya,ditandai dengan 3 hal:
1. sulit melakukan ibadah dan taat pada Allah padahal dia telah berusaha dengan sungguh untuk mengerjakannya.
2. mudah terjerumus dalam maksiat/dosa padahal dia sudah berusaha menghindarinya
3. tertutupnya pintu berhajat pada Allah sehingga dia tidak perlu merasa berdoa dalam segala hal

Betapa malangnya orang yang tidak dikaruniai hidayahNya seperti itu. Mau menjalankan ibadah saja kesulitan,karena seolah tidak ada kesempatan baginya.Ingin sholat lebih besar malasnya,ingin mengaji terkalahkan oleh kesibukan bekerja,berpacaran.Ingin zakat dan sedekah,lebih besar rasa takut kekurangan,takut uangnya tidak cukup untuk keperluannya,ingin puasa khawatir sakit,lemas,dll. Intinya setiap kali ingin beribadah terhalang oleh hal-hal duniawi.

Demikian pula ketika dia ingin menghindarkan diri dari maksiatpun susah.Entah mengapa maksiat itu begitu mudah menghampirinya.Begitu bangun tidur yang terlintas di dalam pikirannya bukan mengingat Allah,bersyukur karena telah dihidupkan setelah mati,tapi justru memiliki setumpuk rencana maksiat yang siap dilakukan hari itu.Gampang sekali terbawa arus nafsu,sadar hal itu salah tapi susah tidak melakukannya,akhirnya terulang terus perbuatan dosa itu dan dosa itu tidak dirasakan lagi sebagai suatu dosa,malah dianggap sah-sah saja.

” ..Barangsiapa yang kembali mengulangi perbuatan buruknya,maka mereka itulah penghuni neraka,mereka kekal di dalamnya.”[Al-Baqarah:275]

Karena susah keluar dari pusaran kemaksiatan,akhirnya tiap kali dia berhajat,tampaknya tak ada peluang mendapatkan hajatnya.Lantaran dia tidak mendapat hidayah dari Allah.

“Barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah,maka tidak ada yang mampu memberinya petunjuk. Allah membiarkannya terombang-ambing dalam kesesatan.” [Al-A’raf 186]

Allah ya Haadiy,Allah ya Rasyiid..
Engkaulah Yang Maha Memberi Petunjuk setiap hati,Engkaulah Pemberi Hidayah sebenar-benarnya..
Engkau Maha Tahu kelakuan buruk kami,sementara kami jarang sadar betapa itu suatu kemaksiatan
Sehingga yang burukpun kami anggap baik dan benar padahal itu adalah dosa
Di Tahun Baru Hijriyah ini,berikanlah kami kekuatan untuk keluar dari pusaran kemaksiatan, baik yang samar maupun yang nyata..
Agar kami tidak termasuk orang-orang yang terhalang mendapatkan hidayahMu.Amin ya Robbal alamin..

Iklan

Responses

  1. Kalau menyadari hal ini tentulah kita akan senantiasa takut kepada Allah yang dapat mencabut hidayah kapan saja.

  2. peringatan buat para koruptor, bila sampai sekarang anda masih aman aman saja belum tentu itu aman dimata allah, allah maha tau, allah maha adil. sebelum pintu hidayahmu tertutup segeralah meninggalkan perbuatan burukmu, mintalah ampunan dari NYa. sebelum semuanya terlambat, sebelum hatimu beku, sebelum perbuatanmu mendarah daging, sebelum semua harta bendamu habis dicabut allah, sebelum semua orang disekelilingmua mendapat bencana, allah maha adil, allah maha pengampun, sadarkanlah mereka, ampunilah mereka. bila sekarang anda masih tenang tenang bukan berarti besok anda masih bisa melihat dunia kesayangan anda.

  3. Robbana la tuzi’qulubana ba’daiz hadaytana wa hablana minladunkarohmah, innaka antal wahhab..wa sholallahu ‘alaa sayyidina muhammadin wa ‘alaa alihi wa shohbihi wasallam…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: