Oleh: bening1 | Januari 14, 2008

Jangan Mempermainkan Allah

Manshur bin Amar berkata “Saya mempunyai seorang kawan yang tak henti-hentinya melakukan maksiat.Suatu saat ia bertobat.Saya melihatnya banyak melakukan ibadah dan shalat tahajud.Beberapa hari saya kehilangan dia,ternyata saya mendapat kabar bahwa dia sakit.Saya pergi menjenguknya,sungguh terkejut ketika saya menyaksikan mukanya kelihatan hitam,matanya belalakan,dan bibirnya sangat keras.

Saat berbicara dengannya saya sangat takut,”Kawan,perbanyaklah mengucapkan La Illaha Illallah!” Ia membuka matanya melihat padaku,lalu pingsan. Setelah ia sadar,saya berkata lagi,”kawan perbanyaklah mengucapkan La Illaha Illallah!” Ia membuka mata dan berkata padaku “Mansur saudaraku,Kalimat itu telah terhalang olehku.”

Mendengar kata-katanya saya lantas berkata,”Tidak ada daya dan kekuatan kecuali oleh Allah Yang Maha Luhur & Maha Agung. Dimana sholatmu,puasa,tahajud dan ibadah lainmu itu?” Ia menjawab,” Semua itu saya persembahkan bukan untuk Allah.Saya lakukan berpura-pura supaya disebut orang banyak bahwa saya telah sadar dan termasuk orang yang soleh. Ketika saya sendiri saya kembali melakukan maksiat.Saya masuk kamar,saya kunci,dan saya kembali meneguk minuman keras serta melakukan maksiat yang lain di hadapan Allah.”

“Suatu hari saya tertimpa penyakit bahaya,saya minta putri saya untuk mengambil Al-Quran,kemudian saya berkata,” Ya Allah demi kebenaran Al-Quran yang agung ini,berikanlah kesembuhan untukku dan saya tidak akan melakukan dosa lagi.” Allahpun memberi kesembuhan padaku.Tapi aku kembali melakukan kebiasaanku bermaksiat,aku sepenuhnya sadar hal tsb salah tapi aku melakukannya terus..Setanpun melupakan janji yang telah saya buat dengan Allah. Sayapun meneruskan kebiasaan berdosa,tetap beribadah tetapi tetap melanggar larangannya.

Sampai suatu saat saya menderita sakit yang hampir merenggut nyawa, sayapun kembali mengambil Al-Quran,dan memohon kesembuhan kepada Allah dengan berjanji tidak akan melakukan dosa lagi.Dan Allahpun mengabulkan doa saya,menyembuhkan saya untuk kedua kalinya.Tetapi apa lacur,saya susah meninggalkan kebiasaan saya berbuat dosa. Sampai saya sakit untuk ketiga kalinya. Kali ini sayapun memohon kepada Allah kembali untuk disembuhkan dengan membawa Al-Quran seperti sebelumnya.

Tapi kali ini aneh..ketika saya buka Al-Quran itu,tidak tampak satu hurufpun yang bisa saya baca. Saya tahu mungkin Allah marah pada saya,karena berkali-kali saya berjanji taubat namun tidak saya tepati. Lalu saya mendengar suara dari atas seperti ini:
” Engkau bertobat ketika sakit dan kembali kepada dosa ketika sehat.
Sering sekali kesusahanmu,berkali-kali engkau dijauhkan dari petaka yang menimpamu.
Apakah engkau tidak khawatir kematian datang menemuimu?
Padahal dirimu dalam dosa yang terus engkau lupakan..”

Manshur bin Amar berkata,”Demi Allah tidaklah saya keluar dari rumahnya,melainkan mataku penuh dengan berbagai pelajaran.Belum sampai saya keluar pintu,tiba-tiba saya mendengar ia meninggal.”

Iklan

Responses

  1. Assalamualaikum…

    Mbah bening,,, senang sekali saya bisa ketemu dengan artikel ini. Alhamdulillah… banyak sekali yang bisa didapat dari artikel ini.

    Berkenaan dengan taubat.., saya sudah berapa kali taubat dan juga dibawah bimbingan guru. tapi.. berkali juga taubat saya gugur dan melanggar sumpah ikrar kepada Allah dgn sang guru..,

    Apakah saya masih bisa bertaubat??? dan kembali bergabung dengan at-tazkir???

    terimakasih…

    — pangkalpinang—

  2. To : Uji
    Waalaikumsalam.wr.wb
    Manusia mmg tempatnya salah,tp Allah Goffururahim..insyaAllah jk kita benar berniat utk taubat,Allah akan mengampuni.Karena ampunannya Maha luas,walaupun dosa kita bertumpuk2.

    Satu yg perlu diingat,Taubat @ berusaha tdk mengulangi kesalahan yg kita lakukan,berjanji dg lisan kpd Allah dan diikuti dg mengganti kebaikan yg banyak.

    Rasul pernah bersabda,agama seseorang terletak pd agama temannya.Ketika suatu lingkungan kondusif utk mencapai keimanan yg baik mk seseorang insyaAllah terjaga dr berbuat maksiat.

    Jgn ragu,lingkungan yg baik sdh anda ketahui,tinggal tekat diri sendiri utk taubat nashuha bukan taubat cabe rawit..
    Dan mohon kpd Allah dlm setiap doa agar dimudahkan jalan taubat anda..

    Istighfar & taubat setiap saat akan membuat hati bersih dr karat hati..insyaAllah.

  3. Kasih sayang Alloh Lebih dari besar dari dosa yang anda perbuat meski anda sampai melakukannya hingga melebihi jagad raya,begitu juga bapak,itulah yang saya tahu

  4. assalamualaikum.wr.

    Mbak bening… syukron atas nasihatnya… dengan nasihat ini saya yakin dan akan berusaha untuk menjadi lebih baik. Semoga keraguan ibadah saya dapat teratasi dan dibimbing oleh Allah ke jalan yang benar. Insya Allah… Amin.

    syukron mbak bening.., semoga situs ini tetap berjalan dengan metoda dakwah seperti ini. Amin..

  5. assalamualaikum wr. wb.

    bisa minta redaksinya g mbak ?

    • redaksi cuma kami bening/ lucky
      tapi ide ide dari at-tadzkir n kami

  6. emm . . bukan itu mbak . maksud saya asal cerita ini .

  7. saya termasuk hamba yang kafir,kotor,hina dimata Allah.saya sudah bertaubat tapi skarang melakukan maksiat lagi.saya pergi merantau dengan maksud melupakan masa lalu dan berjanji memperbaiki iman tapi sebaliknya malah terjerumus kembali.saya sadar saya salah,sekarang pertanyaan saya apakah masih ada pengampunan buat saya atau masih ada tempat buat saya di sisi Allah

    • Bertobat itu simple…. menjaga hati dalam keadaan tobat itu yang sulit…ya kan…?

  8. Bertaubat jgn kyg makan cabe.Tau pedes msh dimakan juga.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: