Oleh: bening1 | Januari 19, 2008

Selingkuh Itu Indah? Bokis!

Selingkuh!!
Rasanya telah menjadi suatu penyakit yang mewabah,bahkan sejak Zulaikah menginginkan Yusuf,sejak istri Nabi Luth termasuk kaum yang dikutuk Allah.Apalagi di zaman ini,zaman yang dibilang mutakhir,zaman edan dimana banyak kemungkaran terjadi tetapi hal itu dianggap sah sebagai kemajuan zaman..Miris..Tidak di desa ataupun kota,perkampungan atau perkantoran,pejabat atau rakyat jelata,Selingkuh semakin digemari.Lemahnya iman,keinginan mendapat kenikmatan sesaat,enggan dengan konsekuensi pernikahan secara resmi,tidak puas dengan pasangan,kurang bisa menerima kekurangan suami/istri dan masih banyak serentetan alasan yang menyertainya.

Sebenarnya telah banyak Firman Allah dalam Alquran maupun Hadits yang mengatur bagaimana menghindari perselingkuhan ini akan tetapi karena lebih deras godaannya ketimbang keimanan,maka jadilah sebuah santapan yang senantiasa tampak nikmat,bagai jus semangka di siang hari yang terik,seolah segarrr memancing keinginan yang susah ditolak..

Sesungguhnya kuncinya ada pada si wanita,ketika seorang wanita kuasa menolak maka selingkuh itu bisa dihindari sederas apapun ajakan dari seorang laki-laki, ketika wanita kukuh berkata ‘tidak’ maka tidak akan ada cerita selingkuh itu indah. Beda lagi untuk kasus homo ya..

Banyak hadits yang menggambarkan bagaimana seorang wanita terutama kecantikan,kemolekannya mengundang syahwat bagi laki-laki yang melihatnya.Karena itu solusinyapun telah ditunjukkan.
“Sesungguhnya wanita datang dalam gambaran setan dan pergi dalam gambaran setan.Maka apabila salah seorang di antara kamu melihat seorang wanita lantas ia tertarik kepadanya,maka hendaklah ia mendatangi istrinya,karena yang demikian itu dapat menghalangkan hasrat yang ada dalam hatinya itu.” [HR.Muslim dalam Kitab an-Nikah hadits no 1403]

Dari sini kita seharusnya faham bahwa agama Islam telah menunjukkan hal-hal yang membahayakan keselamatan keimanan kita sekaligus menunjukkan solusinya,sayang seribu sayang mata dan telinga manusia sering tertutup besarnya nafsu,jadilah selingkuh itu indah,padahal yang bersangkutan malah sengsara lho..azab dunia yaitu kalau ketahuan,belum lagi dari dosanya zina sampai melahirkan anak di luar nikah,anaknya tidak mempunyai status hukum yang jelas,dan masih banyak lagi azab yang lain. Azab dunia sudah sengsara,apalagi azab di akherat..sanggup menanggungnya?

Marilah kembali kepada fitrah Al-Quran dan As-Sunnah,yang masih single tapi selingkuh mending bertaubat,memperbaiki diri,mencari pasangan hidup dan menikah.Jika yang telah resmi dalam pernikahan tetapi masih selingkuh,tinggalkan,bertaubat kembali mengimani Allah,menerima kekurangan suami atau istri sebagai sarana ibadah bahwa inilah mungkin jalan menuju surga yang Allah ujikan kepada kita. Jikalau kita bersabar bisa melewati kepahitan demi kepahitan,bukankah ini akan membuat Allah tersenyum dan akan mengangkat derajat kita level demi level sesuai ujian yang kita terima?Percaya Innaallaha Ghaffurur Rohim.. Dia Maha Pengampun jika kita mau taubat nashuha. Dia akan mengganti segala keburukan dengan kebaikan dan kesalahan yang lalu menjadi urusan Allah.

“Barangsiapa yang mendapat peringatan dari Tuhannya,dan dia menghentikan perbuatan buruknya,maka yang lalu biarlah berlalu,dan urusannya menjadi urusan Allah.Tapi barangsiapa yang kembali melakukan perbuatan buruknya,maka mereka itulah penghuni neraka,kekal di dalamnya.” (Al-Baqarah 275)

Pikirkan kalau masih terus gemar selingkuh,apa kalau kita kepanasan di neraka, dia, selingkuhan kita mau ngipasin kita?
Tidak bukan? karena itu tinggalkannnnn! Tidak usah terus membayangkan masa lalu..berkhayal yang bukan-bukan,bisa-bisa semakin terseret arus dosa yang tidak akan berakhir.Naudzubillah.Ganti saja dengan taubat nashuha,memperbanyak ibadah,amal sholeh,meringankan beban sesama..InsyaAllah cahaya Illahi akan menerangi hidup kita. Amin..


Responses

  1. Maaf saya kutip tulisan Mbak diatas :”Sesungguhnya kuncinya ada pada si wanita,ketika seorang wanita kuasa menolak maka selingkuh itu bisa dihindari sederas apapun ajakan dari seorang laki-laki, ketika wanita kukuh berkata ‘tidak’ maka tidak akan ada cerita selingkuh itu indah.”

    Kayaknya ngga selalu begitu deh Mbak … Pada Kenyataannya bukan cuma laki-laki yang suka menggoda,perempuan juga banyak banget kok.
    Jadi menurut saya tidak bisa digeneralisir bahwa cuma laki-laki yang (maaf) “brengsek”
    Karena baik laki-laki maupun perempuan mempunyai kecenderungan yang sama, apalagi di zaman sekarang ini dimana kaum perempuan sudah lebih berani mengekspresikan keinginannya.
    Jadi menurut saya kurang bijak untuk menghakimi suatu permasalahan hanya berdasarkan gender.
    Please CMIIW …

    Salam,
    **AI**

    Reply:
    Hehe..iya Mas Andi..waduh ikhwannya unjuk rasa ya? Iya memang kesalahan saya menulis..maaf bila terkesan mendeskriditkan laki-laki dlm artikel yg satu ini.Sbnrnya wkt itu sy nulis krn terinspirasi dr sebuah lagu.

    Tp sy yakin M.Andi jg faham hidup seseorang adalah proses.. demikian juga saya.Artikel2 sy msh byk kekurangan,sebelum sy mengenal At-Tadzkir dan sesudah pasti beda bobotnya. Ketika baru belajar dan sdh mulai tahu caranya..jg beda..mudah-mudahan ke depan sy lbh hati-hati & teliti dalam menulis.
    Terima Kasih sdh silahturahmi dan memberi masukan pd saya.

  2. Don’t mentioned it …
    You did a big great job Mbak !
    Thks n Brgds

    Salam,
    **AI**

  3. Memang susah menghadapi godaan setan apalagi jamannya sudah begini tapi tetap harus kuat menghadapi. Sudah saatnya untuk berhenti berselingkuh kasihan … anak, suami dan istri kita yang telah setia. Selingkuh tidak ada enaknya selalu takut dosa, ketahuan dll…percaya deh. Mendingan sekarang bertaubat …

  4. Salah satu tanda2 kecil kiamat adalah merebaknya perzinahan,banyaknya jumlah wanita,dsb.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: