Oleh: bening1 | Januari 28, 2008

Sholatmu Menghadap Allah atau Bersama Setan?

Fenomena yang menyedihkan tetapi sering terjadi dalam shalat adalah keadaan seseorang yang tidak lagi memahami apa yang dilakukan dalam shalatnya. Bisikan – bisikan setan telah menggerogoti shalat kita, sehingga hanya sedikit yang dilakukan penuh kesadaran apalagi dalam keadaan hati yang terpaut pada Allah. Dari keseluruhan waktu sholat hanya sedikit untuk mengingat Allah sedang sisanya telah disambar oleh setan sehingga kita memanjangkan angan-angan,memikirkan problema kita, menguap, ngantuk bahkan malas. Bukannya justru ‘berbicara’ dan ‘menghadap’ Allah dengan penuh rasa takut, malu, tawadhu.. malah sradag-srudug,asal sholat ditunaikan.

Coba bayangkan jika kita dipanggil atasan kita atau malah presiden kita,kemudian kita menghadap,lantas ketika sampai di hadapannya,kita menguap,ngantuk,malas,bahkan tertidur. Bagaimana perasaan dan sikap bos kita? Kira-kira tersinggung tidak dia? marah tidak dia? Dia yang menggaji kita tapi kita tidak menghormati dia bahkan mengabaikan saat berhadapan dengannya. Akibat paling ringan,kita diusirnya,atau malah di-phk.Demikian juga Allah, ketika melihat kita sholat tapi pikiran dan hati kita bukan padaNya, betapa kecewanya Dia,betapa kurang ajarnya kita. Masih bagus jika Allah tidak murka pada kita, jika Dia murka.. menutup saluran rezeki kita, kita tidak mendapat perlindunganNya mau jadi apa kita?

Mungkin sedikit orang yang bisa selamat dari fenomena aneh ini,yaitu orang-orang yang mau dengan jujur dan ikhlas mengendalikan rohaninya dengan olah jiwa (riyadhah).Bisikan setan saat sholat memang dahsyat! dia iblis laknatullah mampu membuat pikiran & hati seseorang yang di awal sholat,begitu khusyu..tiba-tiba berubah menjadi sibuk memikirkan segala hal yang tidak seharusnya dipikirkan saat menghadap Allah. Hutang piutang,kemajuan usaha,kebangkrutan usaha atau bahkan suami atau istri idaman. Semua berkecamuk dalam pikiran sehingga hati jadi tidak lagi bertaut denganNya dan rusaklah sholat kita.

Seandainya kita langsung berlindung (isti’adzah) kepada Allah saat mendapat godaan setan,tentu akan selamatlah sholat kita.Tetapi seringkali kita tidak memohon perlindunganNya. Godaan setan itu lemah,kuasa Allah itu di atas segalanya.. ketika kita mau memohon perlindunganNya Allah akan selamatkan kita.Tetapi jika kita tidak memohon perlindungan Allah,kita yang kalah karena kita tidak memiliki tameng belum lagi dikuasai nafsu dan nafsu inilah tunggangan utama setan dan tentaranya untuk mengalahkan kita.

Sebenarnya setan menggoda manusia bukan hadir di klub malam,diskotik dan tempat-tempat maksiat lainnya. Karena setan tahu orang-orang yang ada di sini tanpa digodapun telah menjadi budaknya. Karena itu setan justru berada di tempat dan saat orang-orang yang menempuh jalan yang lurus,alias orang yang taat pada perintah Allah.Dan saat paling istimewa bagi setan untuk merusak ibadah seseorang adalah saat sholat,karena sholat memiliki kedudukan yang sangat mulia.

Setan ibarat pencuri,ia tidak akan mengintai rumah yang jelek dan tidak ada isinya,ia mengintai rumah yang bagus,indah dan isinya penuh. Orang beriman ibarat pemilik rumah yang indah ini,yang senantiasa terjaga, menjaga barang-barang miliknya,waspada terhadap bahaya yang akan merusak rumahnya. Tentu si pencuri akan enggan masuk ke rumah tsb dan akan berpindah ke rumah lain yang pemiliknya lebih banyak tidur terlelap. Setanpun demikian,setiap saat ia akan berusaha untuk merusak iman kita,menyambar ketaatan kita saat kita lengah..


Responses

  1. Semoga kita mendapat rahmat daripada Allah…Amin

  2. Asslmkm
    Artikel Bagus..
    Biasanya memang pas sholat, mulut baca surat tapi pikiran lari kemana-mana, apalagi kalau ada urusan mendesak yg belum beres

    tak link ke blogku ya…
    terima kasih
    Wassalb

  3. Bagus sekali kata katanya,cocok untuk kita renungkan

  4. Bener banget tuh,sampai-sampai bisa lupa berapa raka’at shalatnya. Yah,habisnya mengkhayal sih.

  5. Asalamualaikum

    saya tergugah dng kata2 na…

    Saya jadi sadar btapa bnyk atau mungkin sluruh ny sholat yg saya lakukan bersama setan!

    Tapi saya tdak tahu bgaimana caranya agar kita berhasil atw sukses sholat dng khusyu!

  6. ada sedikit resep untuk sholat agar hati dan akal menjadi khusyuk….

    paling penting adalah kita memahami/paham arti bacaan yang kita baca dalam sholat…fokuskan telinga kita mendengar bacaan itu dan hati memahaminya dengan sebenar2nya…dengan perasan ikhlas karena mengharap ridho Allah…biasanya semakin kita ingin khusyuk semakin kita sulit untuk khusyuk…pasrahkan dan yakinkan bahwa kita sedang berhadapan dengan Allah ta’ala Raja di Raja Seluruh alam….

    Insya Allah ada manfaatnya….
    Amieeen….

    • thanks masukanya.

  7. saya juga kdng bahkan sering mengalami Sholat saya yg ga khusyu’…bahkan sering ad bisikan2 kl q ngakuin sesuatu q akan gmn…

  8. anguzubilah hinassaitonirozim,
    bismilAllah hirohman nirohim,
    ya Allah ampunilah dosa ku yang selalu lalai dalam Sholat ku .

  9. Ya Allah ampunilah hambamu ini yang penuh akan dosa serta nista ini.

  10. artikel.a bisa buat kita sadar dn instropeksi sholat kita sendiri …
    artikel yg bagus…

    • yup setuju mas adi, kita menuangkan ilmu dalam tulisan ini juga bermaksud untuk mengingatkan diri saya sendiri dalam melaksanakan ibadah, untuk instropeksi

  11. subhanalloh semoga kita semua termasuk orang yang beruntung fiddunya wal akherat. nice blog salam kenal

  12. alhamdulillah dngan membca artikel ini mdah2an iman kta mkin mantap….

  13. Ass Wibb, Bening yang dirahmati Allah———

    Dari judul artikel sebaiknya jangan diberi judul ” bersama setan “, karena tidak ada suatu perbuatan ibadah yang manapun yang digoda oleh mahluk.
    Sebenarnya didalam badan roh kita sudah ada bayang2 hitam diluar mahluk lain, yang kita sebut tidak lain ” hawa nabsu “, apabila kita tidak bisa mengendalikannya, ini akan menjadi Ovsesi, dan akan lahir ke-egoan, hilang sipat kita sebagai mahluk Allah ( kepasrahan tidak diserahkan 100 % { manusia boleh berusaha tapi kita harus yakin bahwa Gusti Allah lebih mengetahui } ), ini yang mengakibatkan terganggu keimanan kita, jangan kan umat Rosullallah SAW yang belum melaksanakan rukun terakhir, yang sudah melaksanakan pun masih ada bayang tersebut dalam dirinya, karena pada saat Jumrah tidak melemparkan hawa nabsunya secara ikhlas, sehingga masih terbawa dan masih terganggu disetiap ibadahnya.
    Perangi hawa nabsu yang ada dibadan roh kita dulu, insyaallah gangguan mahluk lain tidak akan terjadi, gangguan itu hanya semata-mata gangguan keikhasan kita dalam melaksanakannya ibadah ke Sang Kholik
    Ada suatu kejadian, didalam masjid saat melakukan shalat berjamaah, didalamnya ada seorang makmum (akhlul Ma’Rifat), pada saat imam bertakbir makmum tersebut tertawa, apa yang terjadi setelah selesai shalat, imam tersebut bertanya, apa yang dijawab oleh makmum tersebut, pada saat takbir pikiran imam bercabang dua: satu ucapan takbir dan satu pikiran lagi sedang memikirkan persedian beras didapur.
    Itulah EGO, Ovsesi, dan tidak bisa mengendalakan hawa nabsu sehingga mengganggu kekhusuan kita dalam menjalankan setiap ibadah apapun.

    Mbak Bening yang baik, nun sewu, apabila anna salah dan kurang pas menyampaikannya, mudah2an kita diberi perlindungan dan diterima setiap amal ibadah yang kita dijalankan

    Wass wib

    Syech Jagad


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: