Oleh: bening1 | Februari 10, 2008

Manusia Diciptakan dalam Keadaan Susah Payah

Maha Suci Allah dengan segala firmanNya.. Allah telah memberi formula bagi manusia jalan menuju Surga atau Neraka..Tinggal kita yang dianugrahi kelebihan akal & pikiran ini, untuk memilah dan memilih mana yang akan membawa kita ke Surga atau Neraka. Renungkan ayat-ayat Al-Quran dalam surat Al-Balad [Surat 90:4-20] berikut, sungguh begitu jelas petunjuk itu.

[4] Sungguh Kami telah menciptakan manusia dalam keadaan susah payah.
[5] Apakah manusia mengira tidak ada sesuatupun yang berkuasa di atasnya?
[6] dia mengatakan:”aku telah menghabiskan harta yang banyak.”
[7] apakah dia mengira tidak ada sesuatupun yang melihatnya?
[8] bukankah Kami telah menjadikan untuknya sepasang mata?
[9] dan lidah dan sepasang bibir?
[10] dan Kami telah menunjukkan dua jalan [kebaikan dan kejahatan]
[11] tetapi dia tidak menempuh jalan yang mendaki dan sukar?
[12] dan tahukah kamu apakah jalan yang mendaki dan sukar itu?
[13] yaitu melepaskan hamba sahaya
[14] atau memberi makan pada hari terjadi kelaparan
[15] kepada anak yatim yang ada hubungan kerabat
[16] atau orang yang miskin yang sangat fakir
[17] kemudian ia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk kebaikan
[18] mereka orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu adalah golongan kanan
[19] dan orang-orang yang tidak percaya ayat-ayat Kami mereka itu adalah golongan kiri
[20] mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat.

Subhanaallah,
berapa banyak orang mengaku sebagai muslim? dan berapa lama mereka mengaku kitabnya adalah Al-Quran?
akan tetapi masih banyak muslim yang terperosok, melakukan kesalahan, tidak menghidupkan Al-Quran dalam hatinya dan kehidupannya. Entah lupa atau memang ingin melupakan segala aturan yang dirasa mengikat kebebasannya..
Yang sebenarnya aturan itu Allah berikan untuk keselamatan dan kebahagian manusia.
Hasilnya? Karena manusia tidak jua ‘manut’ terhadap aturan yang diberikan Allah, maka susahlah hidup manusia.

“Balaksyarahum Laa yakhkhiluun.. artinya .. dan kebanyakan mereka tidak memahaminya.” [Al-Ankabut:63]
“Wa laakinna aksyarannaasyi laa yukminuun.. artinya .. dan kebanyakan manusia tidak beriman.” [Hud:17]

Dunia yang akan ditinggalkan malah dikejarnya mati-matian sedang akherat yang menjadi tujuan akhir malah diabaikan.. Astaghfirullahaladzim.

Saudaraku, marilah terus memperbaiki diri, setiap saat..
Baca & fahami makna Al-Quran min 2x sehari,bangun tidur dan sebelum tidur..
Syukur-syukur jika di tengah kesibukan kita bekerja kita bisa membacanya meski hanya beberapa ayat.
Bangun tidur.. sebagai rasa syukur atas dihidupkannya kembali kita oleh Allah..
Sebelum tidur.. sebagai penutup hari kita,siapa tahu kita tidak dihidupkan lagi esok hari.
Wa’allahua’lam bishawab..


Responses

  1. saudaraku semuanya, coba mari dalam waktu sehari 24 jam ini mencoba mengucapkan kata-kata pujian kepadanya. jika kita ingat padanya, niscaya dia pun ingat pada kita. Dengan selalu menyebut Asmanya itu telah membuktikan salah satu rasa syukur kita padanya. semoga dengan menyebut asmanya dengan di ikutu amal-amal lainnya kita mendapatkan keridhoannya.
    Wa’allahua’lam bishawab…

  2. Mengaku Islam tetapi kelakuan tidak menunjukkan Islam namanya munafik.Adapun orang2 munafik akan ditempatka bersama orang2 kafir di neraka paling dasar.Neraka Hawwiyah.

  3. Terima kasih nasehatnya

  4. terimakasih wahai saudaraku krn tlah mengingatkan daku!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: