Oleh: bening1 | Februari 15, 2008

Salah Bersandar..

Jaman ini..jaman terbalik.
Tidak sedikit orang yang salah dalam bergantung dan bersandar, jatuh dalam kesesatan, yang berakibat penyesalan. Bergantung pada bos, penguasa pemerintahan, suami, anak, kekasih, teman padahal ada Zat Yang Mahatinggi, yang jika kita menghampiri dan mendekati-Nya, Dia akan lebih mendekat dan menyelamatkan kita.

Kisah Abu Ghiyats Al Zahid ketika akan ke Madinah dan bertemu dengan anak-anak gubernur Nashr bin Muhammad keluar dari rumahnya bersama dengan wanita penghibur.Ketika melihat mereka, Abu Ghiyats berkata dalam hati,”wahai jiwaku,keburukan telah tampak di depan matamu.Jika engkau diam,engkaupun sama dengan mereka.” Maka Abu Ghiyats menengadahkan kepalanya ke langit dan memohon pertolongan pada Allah.Lalu ia mengambil tongkat dan langsung menyerang rombongan anak gubernur, maka anak-anak itu lari dan melapor pada bapaknya.

Gubernur segera memanggil Abu Ghiyats,katanya:”apa kamu tidak tahu orang yang membantah gubernur akan masuk penjara?” Abu Ghiyats berkata:”apa engkau tidak tahu orang yang membantah Tuhan akan masuk neraka?”
Gubernur:”Siapa yang mengangkat engkau menjadi petugas amar ma’ruf nahi munkar?
Abu Ghiyats:”O..Dia yang mengangkatmu menjadi gubernur.”
Gubernur:”Saya diangkat oleh khalifah.”
Abu Ghiyats:”Saya diangkat menjadi petugas amar ma’ruf nahi munkar oleh Tuhan yang menjadikan khalifah.”
Gubernur:”Sudahlah,saya yang akan mengangkatmu menjadi petugas amar ma’ruf yang disamarkan,maukah engkau?”
Abu Ghiyats:”Tidak!”
Gubernur:”Aneh sekali,engkau menjadi petugas amar ma’ruf padahal tidak diperintah oleh pemerintah.Sementara engkau menolak menjadi pejabat ketika engkau diminta.”
Abu Ghiyats:”Sebab jika engkau mengangkatku,engkau bisa saja mencopotku.sedangkan jika saya diangkat oleh Tuhanku,tidak akan ada seorangpun yang mencopotku.
Gubernur:”Kamu butuh uang?”
Abu Ghiyats:”saya tidak butuh yang seperti itu,yang saya butuh engkau mengembalikan kemudaanku.”
Gubernur:”Tidak mungkin permintaan itu dapat dipenuhi oleh siapapun.Ada permintaan lain?”
Abu Ghiyats:”Tuliskan surat ke penjaga neraka,agar tidak menyiksaku.”
Gubernur:”Permintaan itupun mustahil,dan tidak seorangpun bisa memenuhi.Minta yang lain saja.”
Abu Ghiyats:”Tuliskan surat ke penjaga surga agar memasukkanku ke dalamnya.”
Gubernur:”Lagi-lagi itu permintaan yang tidak dapat aku penuhi.”
Abu Ghiyats:”Jika begitu aku tidak akan meminta apapun padamu,aku akan meminta kepada Allah saja yang tidak pernah menolak permintaanku.”
Akhirnya,gubernur Nashr membebaskan Abu Ghiyats karena kagum terhadap keimanan dan keberaniannya.

Orang yang menyandarkan hatinya pada Allah SWT selalu akan menuai ketenteraman. Dalam surat Al-Ma’arij ayat 19-23, dijanjikan bagi orang yang bersungguh-sungguh dalam shalatnya, akan selamat dari sifat buruk, keluh kesah dan kikir. Itu sebabnya shalat yang baik dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Dan shalat adalah wujud penyerahan dan penyandaran hati pada Allah SWT. ”Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada
Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat.” (QS Al-Baqarah [2]: 153).

Ketika Musa AS dan umatnya mengalami tekanan berat dari Fir’aun, ketika Muhammad SAW dan para sahabatnya menerima kecaman dari orang-orang kafir, hanya satu yang mereka lakukan: mendekat pada Allah. Mereka semua bersandar seraya bermunajat pada Allah SWT agar diberikan keselamatan dan kekuatan.

Hanya orang yang sombonglah yang tidak bergantung pada Allah SWT. Karena menganggap apa yang dimiliki mampu menyelamatkan hidupnya. Naudzubillah.

Iklan

Responses

  1. Hanya Allah semata tempat kita bersandar 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: