Oleh: bening1 | Februari 20, 2008

Cinta Tertinggi

…Kumencintaimu lebih dari apapun…

Alarm dengan lagu ‘kekasih gelapku’ dari ungu itu membangunkanku tepat di 1/3 malam yang terakhir. Yah,aku memilih lagu ini untuk membangunkanku karena “kumencintaimu lebih dari apapun” menurutku, hanya pantas disandang oleh Allah SWT,sementara manusia lain yang kita cintai,seperti orang tua, suami/istri, anak berada diurutan berikutnya. Allahlah yang berhak mendapat cinta tertinggi. Buatku lebih senang mengganti judul lagu itu dengan Kekasih Terangku bukan kekasih gelapku.Ya..Kekasih terangku, Allah SWT yang telah terang-terangan memenuhi semua kebutuhan hidupku. Karena itu setiap terkumandang penggalan lirik itu di 1/3 malam aku selalu berusaha segera bangun, melafashkan alhamdulillahil ladzi ahyana ba’dama amatana wa ilayhin nusyur dan segera bangkit mengambil wudhu.

Rasanya jika bukan karena ingin mendapatkan ridhoNya,aku lebih memilih menarik selimut kembali dan melanjutkan tidur sampai subuh. Belum lagi dini hari itu hujan deras,layaklah jika lebih banyak orang memilih merapatkan selimut dan lelap dalam tidurnya. Air yang kugunakan untuk berwudhu dinginnya, wuih..minta ampun, setan sudah membisikkan agar aku membatalkan wudhu dan balik tidur.Tapi tidak.. Aku sudah menancapkan dalam hati ini,aku ingin belajar ..”mencintaiMu lebih dari apapun” dan cintaku padaNya tidak boleh kalah hanya oleh dinginnya air.

Selesai tahajud,aku membaca beberapa nama-nama terbaikNya,kemudian memanjatkan doa mohon ampunan dan berkah untuk sisa umur yang diberikanNya. Lalu aku ambil mushaf membaca beberapa ayat dan belajar memahami maknanya, sungguh.. kalo bukan orang yang sedang jatuh cinta tentu tidak akan melakukan hal yang tidak masuk akal. Benar bukan? orang yang sedang jatuh cinta selalu ingin berduaan dengan yang dicintai,begitu pula aku..
Tapi jatuh cinta yang satu ini,adalah jatuh cinta sejati yang aku sendiri sebenarnya tidak mampu mengerti mengapa aku bisa melakukan semua ini.Saat orang berkata,ngapain susah-susah bangun malam,enakkan tidur sampai pagi, aku malah bangun, memaksa mataku terbuka,memaksa kulitku merasakan dingin dan memaksa pikiranku untuk segera sadar dan konsentrasi memaknai setiap bacaan sholat tahajud.

Mewujudkan istiqomah taat dan mencintaiNya, memang bukan hal yang mudah.. tapi juga bukan suatu hal yang sulit jika kita telah menguatkan niat dan berikhtiar sungguh-sungguh untuk mendapatkan ridhoNya. Coba renungkan,siapa yang paling banyak memenuhi kebutuhan kita dalam satu hari saja?.. Suamikah? istrikah? orang tuakah? boskah? atau kekasih gelap? Setelah mati semalaman kemudian dihidupkan lagi, bisa merasakan badan segar, udara pagi yang sejuk, bernafas dengan lega, melihat dan merasakan keindahan alam, menikmati nikmatnya sarapan pagi,dst..Atas kuasa siapa semua itu? akan tetapi ternyata cinta manusia masih lebih besar kepada manusia lain ketimbang kepada Allah SWT. Buktinya dari waktu kita yang 24 jam berapa % untuk memikirkan Allah dibandingkan urusan pekerjaan, jabatan, harta, manusia lain, anak-anak? Adilkah ini? Sekarang.. masing-masing dari kita tahu sebesar apa cinta kita pada Allah, melebihi apapun atau justru Hanya Sisa dari cinta kita kepada manusia lain..

Allah SWT berfirman,Katakanlah (Muhammad “Jika kamu benar-banar mencintai Allah,ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.”. [Ali Imran:31]

Iklan

Responses

  1. Cinta cinta oh cinta šŸ˜›
    Sejak dulu, kini, dan sampai kiamat, kata cinta akan selalu bergema di dalam sanubari insan yang berhati bening :mrgreen:

  2. Agree, jika di rasakan dan di maknai, beribadah kepada Allah untuk 24 jam rasanya kurang, saya sendiri merasakan akhir akhir ini, namun saya merasa apa yg daya lakukan tidak ada apa apanya di bandingkan dengan karunia adan nikmat dari Allah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: