Oleh: bening1 | Februari 28, 2008

Adzan yang Terabaikan

“Apabila dikumandangkan adzan untuk shalat,maka terbirit-biritlah setan sehingga setan terkentut-kentut,sampai ia tidak mendengar adzan.Setelah adzan selesai,setan kembali menghadap lagi,sampai ketika iqamat untuk shalat dikumandangkan,setan terbirit-birit lagi. Sesudah iqamat selesai,setan kembali datang,sehingga ia dapat melintas di antara seorang dengan nafsunya. Ia membisikkan: Ingatlah ini dan ingatlah itu.Mengapa orang itu tidak teringat sebelumnya ( sebelum shalat mengapa tidak teringat kepada apa yang dibisikkan setan,tetapi setelah berada dalam shalat menjadi teringat segala macam). Sampai-sampai seseorang menjadi tidak tahu lagi berapa rakaat ia shalat.” (HR.Bukhari dan Muslim)

Adzan..adalah panggilan dari Allah pemilik sekalian alam yang mengendalikan & memelihara seluruh raga kita, pikiran dan hati kita. Akan tetapi masih banyak muslim yang mengabaikan panggilan sayang ini dengan alasan masih ada urusan yang lebih penting. Benarkah ada urusan yang lebih penting daripada memenuhi panggilan Sang Khaliq?

” Marilah mendirikan sholat,marilah menuju kemenangan..”

Itulah panggilan yang sehari bisa kita dengar sebanyak lima kali,namun beberapa kali jua kita mengabaikannya..
Manusia sering mengeluh..
Mengapa hidupku banyak masalah,banyak ruwetnya ketimbang tentramnya..
Mengapa susah banget mendapatkan apa yang aku inginkan..
Mengapa lebih banyak sedihnya ketimbang senengnya..

Ya.. bagaimana tidak susah, Allah telah mengajak kita menuju kemenangan,bahkan sehari lima kali, akan tetapi kita malah mengabaikannya. Allah mengajak menuju kemenangan bukan hanya kemenangan di dunia yang berupa terpenuhinya segala kebutuhan hidup kita tetapi juga kemenangan di akherat. Belum faham jugakah peran adzan ?

Bukankah Allah juga telah berfirman,” dirikan segera sholat setelah itu bertebaranlah kalian di muka bumi untuk mencari karuniaKu.”
Kita diperintahkan mendahulukan sholat baru kemudian mencari karuniaNya untuk kebahagian hidup kita,bukan mencari karuniaNya didahulukan dan sholat diakhirkan.. begitu bukan?

Jadi… jika begitu..siapa sumber kesulitan dalam hidup selama ini?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: