Oleh: bening1 | Maret 8, 2008

Zakat,Infak dan Shodaqoh

Memberi adalah sesuatu yang berat bagi siapa yang belum memahami arti memberi tsb. Karena sebagian besar manusia merasa bahwa apa yang dimiliki adalah hasil jerih payahnya, sehingga merasa sayang untuk berbagi dengan orang lain,merasa kurang hak miliknya. Padahal sesungguhnya segala apa yang kita peroleh dalam hidup ini adalah milik Allah semata yang dititipkan pada kita,yang suatu saat jika Allah berkehendak mengambilnya maka sesuatu itu akan lepas dari diri kita.

Agama Islam mengajarkan bahwasanya kita tidak akan sampai pada kebaikan yang sempurna sebelum kita mampu memberikan apa yang kita cintai. Al-Quran pun menyatakan:
“Kamu tidak akan memperoleh kebajikan sebelum kamu menginfakkan sebagian harta yang kamu cintai.Dan apapun yang kamu infakkan tentang hal itu,sungguh Allah Maha Mengetahui.” [Ali Imron 3:92]

Ayat di atas menyatakan dengan jelas,’kita tidak akan mendapat kebaikan’ jika kita belum bisa memberikan harta yang kita cintai. Banyak keruwetan dalam hidup, merasa rezeki seret, adalah sebuah koreksi sudahkah kita bisa memberi harta yang kita cintai pada orang lain? Jika belum.. jika hati ini masih dikuasai oleh sifat kikir, mari belajar membuang sifat buruk itu, karena sesungguhnya sifat itulah yang justru menjadi penghalang tentramnya hati kita.

Islam menerangkan banyak cara untuk berbagi dengan sesama,supaya tercapai hidup yang seimbang, tentram, selamat dunia dan akhirat. Zakat,infak,Shadaqoh adalah cara untuk mendidik hati dan membersihkan hati dari sifat kikir manusia. Sebab memang manusia diciptakan dengan sifat kikir dan berkeluh kesah. Jika kikir memenuhi hati seseorang, maka mata hatinya tertutup dan orang tsb susah menerima cahaya Ilahi. Sehingga tindakannya menjadi keluar dari syariah Islam.

“Barangsiapa melihat kebenaran, manfaatnya bagi dirinya sendiri, dan barangsiapa buta [tidak melihat kebenaran, kemudharatannya kembali kepadanya..” [Al-An’am 104]

Khalifah Umar bin Khatab adalah salah satu teladan bagi kita, sahabat kebanggaan Nabi Muhammad SAW,yang memiliki sifat kedermawanan yang tinggi. Beliau selalu siap sedia memberikan harta yang dimilikinya untuk kepentingan di jalan Allah. Bahkan hidupnya begitu zuhud,padahal hartanya berlimpah.Lebih banyak hartanya diberikan kepada sesama daripada untuk dirinya sendiri.Bahkan sampai beliau wafat hanya mewariskan 2 helai jubahnya dan seekor keledai pada pada anaknya.

Kita sebagai umat yang mengaku Islam rasanya wajib mencontoh tauladan yang diberikan Nabi SAW dan para sahabatnya. Sifat kikir harus dikikis habis, dengan cara belajar memberikan harta kita pada sesama, membangun peduli atas kesusahan orang lain,membersihkan hati sehingga kebaikan yang dijanjikan oleh Allah bisa terwujud pada diri kita, bukan hanya kebaikan di dunia tetapi juga kebaikan di akherat, Subhanaallah.


Responses

  1. apakah boleh kita menolak seorang yg sering meminta tolong sama kita ( minta uang ) pada utk kita sendiri emang ga ada..kadang muncul perasaan jengah dalam diri saya. mohon jawabannya krn sedang terjadi dengan saya.

  2. Ass mas hari, dah terlalu lama nggak ditanggapi numpang lewat nih……….
    memang didalam keseharian dan didalam perjalanan kita selalu terbentur dengan hal yang serba salah, tapi kalau kejadian seperti itu, sebaiknya kita harus terbuka, dan harus pas membebicarakan nya ( anggap saja si B ), umat islam harus jujur dalam berkata dan berbuat katakan ada kalau sedang ada katakan belum ada kalau memang belum ada, pasti si B akan mengerti.
    Allah tidak buta apabila umatnya mempunyai niat yang baik, nikhmat Allah tidak ada batasnya mudah2an anda diberikan nikhmat dan dapat membagikan nikhmat kepada orang lain yang sedang membutuhkan, jangan sekali kali dihati kecil anda tidak bisa sedang anda mengucap insyaallah, murkalah allah dijauhkan anda dari nkhmat allah, banyak dikalangan umat isalam mengatakan mempermainkan kata-kata insyaallah, hukumnya berat, itu adalah kewajiban yang harus dipenuhi hutang sampai akhirat, Nun sewu mas Hari kalau ada kata yang tidak pas……………………….

    Wass
    Syech jagad


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: