Oleh: bening1 | Mei 9, 2008

Buah dari Sholat

Bila kita tinjau ibadah sholat kita secara keseluruhan, tentunya memiliki makna yang luar biasa banyak. mulai dari dzikir-dzikir yang kita baca dan amalkan, karena sholat itu adalah bagian dari dzikir, selalu ingat allah. disamping itu kita juga banyak membaca ayat ayat al qur’an. juga setiap gerakan gerakan dalam sholat bermakna sangat baik bagi kesehatan, melancarkan aliran darah dan sistem syaraf. sebelum sholat kita diwajibkan berwudlu terlebih dahulu, membersihkan diri, karena itulah agama kita adalah agama yang suci, suci dari kotoran jasmani dan kotoran hati (hati yg kotor).

selain itu dalam sholat juga bermakna bahwa kita sedang berkomunikasi dengan allah, mengakui ke-Esa-an Allah, berdoa kepada Allah. dan menyetujui dan menjalankan semua perintah Allah.

makna terakhir adalah ketika kita telah menyelesaikan sholat kita dan mengucapkan salam kekiri dan kekanan. yg artinya ..

“keselamatanlah atas kamu beserta rahmat Allah dan keberkahan-Nya”

makna “kamu” secara harfiah adalah orang dikiri dan kanan kita, bila kita sholat berjamaah. adalah para tetangga kiri kanan kita bila kita sholat dirumah, adalah orang disekitar kita bila kita sholat diantara banyak orang. “keselamatan” bermakna apakah kita telah menyelamatkan orang orang dikiri kanan kita, bila ada orang yg kesusahan apakah kita telah membantunya, apakah jika ada tetangga atau orang disekitar kita sakit, kita telah memperhatikan dan menolongnya.

“keberkahan” dapat bermakna apabila kita menerima berkah/rizki dari allah kita membagi dengan tetangga di kiri dan kanan kita (tetangga yang kesusahan) berbagi dengan orang-orang susah diantara kita. bersedekah dijalan Allah

Saya ingin berbagi bercerita kehidupan saya:

diantara doa doa yang saya panjatkan adalah minta dilapangkan rizki kami,

dilancarkan bisnis saya, dilancarkan usaha saya untuk bekal beribadah kepada-Mu yaa Allah..

sebenarnya dalam hatiku juga bimbang, tetangga kiri kanan aku lihat udah pada cukup semua, punya penghasilan, lantas jika kelak Allah melebihkan rizki kepadaku, akan aku kemanakan rizki itu? kemudian pada suatu hari istri saya yang juga bekerja ditugaskan untuk membantu sebuah pelatihan. dan sepulang dari acara tersebut dari panitia diselipkan sebuah amplop sambil berkata ” ini untuk transport ibu”. memang nilainya tidak banyak dan memang cukup untuk transport/ taxi. sesampainya dirumah ternyata

masih ada sisa uang kembalian dari amplop tersebut walau hanya lima puluh ribu, dalam hati kami berpikiran sama, jika uang ini nanti ada yang minta tolong diiklaskan. itu sesuai niat kita untuk disedekahkan atau membantu orang..setelah kita selesai istirahat sejenak lalu membersihkan diri, kami berkumpul didepan tv, tiba tiba pembantu saya nyeletuk ” bu.. tadi pagi bu “A” datang

kemari, mau pinjam duit, katanya kalo hari ini tdk dapat pinjaman besok anak anak tidak bisa makan…..”

tiba tiba hati kami seperti terketuk, ternyata Allah selalu menunjukkan sesuatu diluar batas nalar kita. itulah tantangan ibadah yang harus saya tunaikan. dalam pikiran saya tetangga kiri kanan saya sudah cukup, ternyata masih ada yang kesusahan. Subhanallah.. Allah maha adil, Allah maha bijaksana..

ternyata sisa uang yang dititipkan dalam amplop tadi adalah hak ibu “A” tersebut. dan kami menyadari hal itu. dan kamipun mengiklaskannya.

yaa Allah.. jauhkanlah kami dari rasa sombong..

jauhkanlam kami dari tinggi hati..

jauhkanlah kami dari azabmu yang pedih

bimbinglah kami untuk selalu beribadah hanya kepada-Mu yaa Allah..

masihkah kita akan makan makanan yang enak enak padahal orang disekitar kita sedang kelaparan….

masihkah kita bersenang senang, bergembira, pesta pora sedangkan tetangga kita sedang sakit atau menjelang ajal…

masihkah kita tidak peduli lagi dengan tetangga kita, orang orang disekitar kita, saudara saudara kita…

akankah kalo kita mati kelak Jasad kita bisa berjalan sendiri kepemakaman, bisa ngubur sendiri, nimbun sendiri???? siapa lagi yang akan membantu kita mengangkat ke pemakaman, menggali lubang kubur, menimbunnya kalau bukan tetangga kita, saudara kita, orang orang disekitar kita..

(cuplikan lirik dari pengamen di bis jurusan surabaya-jombang)

Jazakumullah

dari Sahabat bening…


Responses

  1. Bagus sekali.

    Reply:
    Alhamdulilah..
    tapi pujian hanya Allah yang berhak,jika ada suatu kebaikan itu semata-mata atas ijin Allah.

  2. menyentuh sekali……tapi saya mhon pengertian tentang “ini rejeki siapa sebenarnya?” yang tadi di maksud di atas.saya kerap kali menerima rejeki harta akibat dagang.dan saya juga berfikir tentang ini rejeki siapa sebenarnya????saya pun terus bertanya2.adakah hukumya atau landasan hukum..atau referensi dari hadist atau yang lainnya?.terimakasih

    Reply:
    Allah telah menjamin rezeki setiap makhluk,hanya saja terkadang Allah memberi rezeki itu tidak secara langsung bisa melewati orang lain. Jika rezeki yang anda peroleh itu berasal dari dagang dengan benar,jujur,tidak mendzolimi orang lain.. insyaAllah itulah rezeki dari Allah untuk anda.Tapi jangan lupa rezeki yang Allah berikan pada kita tsb,bukan mutlak milik kita, ada hak orang lain,hak istri,hak anak,hak orang tua dan selebihnya hak kaum dhuafa,yang kesemuanya itu harus dikeluarkan dg benar. Karena jika tidak maka rizki itu menjadi tidak berkah,menimbulkan banyak permasalahan dan penyakit dan tidak mendatangkan ketentraman hati.

    Ada tingkatan pembelanjaan harta yang Allah berikan pada kita
    1. Hak keluarga,istri & anak2 (jika ada lebih setelah mencukupi kebutuhan keluarga mk berikutnya)
    2. Orang tua
    3. Kerabat/Saudara
    4. Anak Yatim
    5. Orang Miskin
    6. Fisabillillah

    (Al-Baqarah 215)
    Mereka bertanya tentang apa yang mereka nafkahkan. Jawablah: “Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan.” Dan apa saja kebaikan yang kamu buat, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya

  3. sholat bisa mencegah kemungkaran dan kemaksiatan.amalan yang pertama kali di hisap dan diperhitungkan adalah sholat.jika sholat kita benar,pasti hidup dan semua amal kita akan baik dan benar.sedangkan sholat kita tidak benar maka hidup dan semual amal kita akan buruk dan berantakan

  4. Ya betul…InsyaAllah kita mengikutinya, dengan izin Allah. Amin.

  5. amin


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: