Oleh: bening1 | Mei 12, 2008

Ketika Diriku Memandang Poligami

An Nisaa’ – 3
Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

ayat inilah yang sampai detik ini menjadi perdebatan di bumi indonesia. dasar budaya kita yang setengah jahiliyah dimana para pemimpin kerajaan memiliki budaya dan hobby kawin. istri hanya satu, permaisuri satu, tapi selirnya, gundiknya ada dimana mana, tidak kuasa menahan hawa nafsunya. itulah kenapa
banyak kerajaan hancur cuma gara gara wanita (selir).

begitu juga dengan kehidupan jaman sekarang, banyak diantara kita yang telah diberikan kelebihan nikmat oleh Allah justru digunakan hanya untuk memuaskan nafsu berlaka, mengejar kenikmatan dunia. slogan memiliki istri dua atau lebih merupakan sebuah kebanggaan semata, bukan menikahi mereka untuk
beribadah, untuk menolong, atau untuk melindungi dari fitnah.

sudah banyak buktinya mereka yang memiliki istri lebih pada akhirnya hancur. bisnisnya berantakan, usahanya merosot tajam, bahkan para kolega mulai menjauh. rumah tangga berantakan karena berebut harta, warisan, berebut mana yang dapat jatah duluan sehingga muncul iri dan dengki. yang merasakan iri dan dengki. bukan hanya istri istri yang saling bersaing, tetapi juga anak anaknya, para tentangga, teman , sahabat kita. dan akhirnya bisa menjadi penyakit sosial.

pada ayat diatas dijelaskan bahwa kita memang diperbolehkan untuk mengawini istri lebih dari satu dan maksimal 4, tapi itu ada syaratnya jika kita bisa berlaku adil, adil bukan hanya kepada para istri istri saja, tetapi adil kepada anak cucunya, pada keluarganya. ibarat kita menikah itu adalah menggabungkan dua keluarga, meningkatkan silaturahmi, menambah persaudaraan kita. dan kita menikah dengan niat untuk beribadah, bukan nafsu, bukan karena kecantikannya dan tubuh yang super bahenol. kalo kita tidak mampu memenuhinya sebaiknya jangan, walaupun kita diberikan banyak kelebihan. memiliki istri lebih itu adalah opsi/ pilihan dan tidak harus dilaksanakanm, tidak harus dipenuhi.

kita tidak diperbolehkan melawan hukum Allah, harus mengakui isi ayat ayat Al Qur’an. karena itu adalah kebenarannya. saya tidak menentang poligami, asalkan syarat syaratnya terpenuhi, membaca keseluruhan ayat diatas secara penuh tidak sepotong sepotong, karena beda maknanya.

saya secara pribadi tidak menginginkan terjadinya poligami, kecuali bila itu istri saya yang memintanya. dan saya pun akan mempertimbangkan dengan seksama permintaan tersebut. masih realistis gak dengan kehidupan saya nanti, masih ideal gak saya untuk menikah lagi. apakah dengan menikah lagi saya bisa
memuaskan pasangan baru saya?(lahir dan batin), apakah dengan menikah lagi saya tidak menyakiti perasaan istri lama, apakah saya masih bisa memberikan kasih sayang seperti dulu waktu pacaran, walaupun dia mengatakan “saya ikhlas” dan bukan terpaksa. itu semua masih menjadi tanda tanya besar bagi saya, dan rasanya berat sekali. kecuali semua itu atas izin dan petunjuk dari Allah swt. dan bukan dari petunjuk nafsu.

untuk itu marilah kita kembalikan lagi masalah poligami dalam keluarga kita, kehidupan kita.
bersediakan kita bila memiliki saudara perempuan untuk dijadikan istri yang kesekian ?..
apakah kita masih rela bila ibu kita nikah lagi untuk dijadikan istri yang kesekian..
ataukah mungkin itu terjadi pada anak perempuan kita…

siapakah yang diuntungkan dari poligami ini? karena hak poligami hanya untuk kaum pria, maka kaum inilah yang bisa diuntungkan.

dari sahabat bening…


Responses

  1. I’m against poligami

  2. sebetulnya kalau kita mau meneliti bagaimana poligaminya baginda Rasul saya yakin nggak akan ada yang akan sanggup untuk berpoligami bahkan berpikirpun takkan berani.hal ini saya berani garansi siapapun orangnya pasti akan keder kalau tahu rahasia kenapa Rasullullah berpoligami,saya akan berikan beberapa alasan logis tentang poligaminya seorang yang jadi panutan kita dan seluruh umat muslim.
    1.pernikahan pertama rasul,saat itu beliauberumur 25 tahun dan umahatul mukminin siti kha dijah 40 tahun.kalau saya tanyakan kepada para pembaca kira2 anda beranikah menikahi seorang wanita yang berumur 15 tahun lebih tua dan itupun dua kali menjanda dan saat itu pernikahan pertama anda?sebagai manusia normal anda akan berpikir sangat panjang sekali.pertanyaan pernah saya lontarkan kepada ahli syariah yang begitu getol agar kita berpoligami,mereka rata2 tak berani memberi jawaban dan paling sering mengalihkan pembicaraan dan ada yang langsung pergi tanpa komentar,ada juga yang berbelit2 dalam memberi jawaban.jika kita baca sejarah tentang siti khadijah bagaimana beliau sebelum masuk islam,maka tidaklah salah jika Allah memilihnya sebagai pendamping Rasul beliau,karena siti khadijah dikenal sebagai perempuan suci oleh kaum quraisy,dan kita tahu bagaimana sepak terjangnya setelah masuk islam.demi menegakkan tauhid rasul rela menahan perasaan sebagai manusia yang normal tentu pingin istri cantik ,perawan tulen,saya rasa samalah waktu kita mau menikah dulu.kalau saya tarik kesimpulan rasul menikah yang pertama karena untuk menegakkan tauhid sedang kita lebih cenderung kepada pemuasan nafsu kita sebagai laki2 kepada istri kita.sudahkah kita berpikir seperti rasul saat melangsungkan pernikahan kita.cobalah fikirkan dan koreksi diri anda dulu sebelum menikah atau berpoligami.
    2.istri beliau rata2 janda tua,bekas istri para sahabat yang gugur dimedan perang untuk menegakkan tauhid dan memiliki banyak anak yang masih gadis hanyalah siti aisyah.demi mempertahankan tauhid istri dan anak2 para sahabat beliau rela memperistri mereka agar tauhid mereka tidak goyah.sekali lagi rasul menahan perasaan beliau sebagaimana diawal pernikahan beliau,sudah kita seperti beliau?bagi yang telah atau mau berpoligami? lagi2 demi tauhid kepada ALLOh.
    3.seluruh pernikahan rasul adalah perintah Alloh bukan atas dasar nafsu termasuk pernikhan beliau dengan siti aisyah yang jelas termaktub dalam Kitab suci.
    4.Mengenai surat an -nisa’ ayat 3 harus kita cermati dengan hati yang benar2 bertauhid.secara akal manusia akan mengkounter seorang pemimpin yang melarang sesesuatu tapi dia melakukan.begitu arif dan bijaksananya Alloh dengan menurunkan ayat tersebut agar hambanya berpikir arif dan adil dalam mencontoh sesuatu yang dilakukan Rasul dalam menikah dan berpoligami dan kita diperbolehkan tapi dibatasi hanya 4 saja karena Alloh tahu kemampuan kita.dan itupun ditegaskan dengan kata adil kalau harta mungkin kita masih bisa adil yapi cinta dan perasaan sanggupkah anda?bahkan sita aisyah pun cemburu kepada siti khadijah sebagaimana diceritakan aisyah sendiri.
    berpikirlah dengan hadis untuk menghilangkan hadats bukan menambah hadats.saya tidak menentang poligami karena itu perintah Alloh tetapi saya tidak menganjurkan poligami karena syaratnya dan contohnya (Rasul sebagai standar) jauh dari kemampun kita sebagai manusia.karena kita cenderung dengan nafsu kita bukan karena menegakkan tauhid.jangan injak ajaran rasul dengan tabiat hewani nafsu kita karena sama saja kita menginjak rasul sendiri.

    ———————
    reply:
    terima kasih atas tambahannya pak Jay, kami tunggu pencerahannya yang lain..

  3. rasul memberi contoh dan membolehkan poligami tentunya, Allah bermaksud menyampaikan sesuatu di dalamnya.

    bukan masalah sapa yg untung sapa yg rugi, tapi itu adalah solusi untuk kondisi tertentu.

    sebaiknya jgn membenci sunnah rasul, karena datangnya dari Allah. kita harus sadar ilmu kita itu sedikit sekali. bagi kita mungkin tidak ada untungnya, tapi ternyata ada manfaat yg besar di belakangnya.

    sy kurang setuju klo di bilang banyak bukti, sudah pernah anda melakukan survei???

    mari kita bijaki masalah ini, karena untuk kondisi tertentu inilah solusinya.

    wassalam

  4. Annisaa-3, bukan berita gembira untuk laki laki agar dapat mempunyai istri banyak, tetapi peringatan untuk mereka dan contoh perbuatan yg mendekati aniaya…

  5. emang dalam islam ada poligami gt tidak ada kn?

  6. ..yg perlu diingat juga bhw Rasulullah saw tdk melakukan polygami saat berumah tangga dgn istri pertama (Umahatul Mukminin Siti Khadijah)…, hg wafatnya Siti Khadijah.

  7. Ass.Wibb, Islam pada kakekatnya tidak menganut polygami, boleh tapi disyaratkan didalam syariah Nabi Muhammad SAW, melakukan perkawinan dan meninggalkan 12 istri memang tidak didasari atas hawa nabsu, semata-mata mengangkat derajat, status sosial, dan memelihara anak-anak yatim hingga disamakan sebagai anak kandung sendiri hingga mereka akhilbaliq dan menjaga serta memelihara akidah lalu melanjudkan ibadah hingga beliau dipanggil Sang Kholik.

    Rosullah SAW, mencintai Siti Khodijah lahir ) dan bathin ( tidak pernah menzoliminya) tapi beliau mencintai 12 istrinya hanya secara lahir ( Ya Allah ya Rosullallah, ampuni hambamu fitdunia walakhiroh, wakina azzabanar ya Allah yang membuka kuasaMU) karena Nabiallah tidak akan memutuskan atau membatasi, ibadahnya hingga anak dan cucunya ningga batas keturunan yang dikendaki, karena nanti ( Lakholla ) yang dipertanggung jawabkan adalan akidah dan ibadah selama kita berjalan sebagai khalifah dimuka Bumi sebagai Khulafa Rasidhin yang sesungguhnya.
    Wass Wibb
    Khullu Ashabul akhiroh manrobhuka ya Allah

  8. bagaimana kalo istri yang susah di ajak bersetubuh?apakah itu dapat mendekatkan kita pada zina dengan yang lain

  9. tp aqu sndiri tidk stuju dgn poligami, apapun alasan x, tdkk ada seorang wanita yg mau di madu, kita sbgai kaum hawa sungguh sakit bukaan.., mendengar laki2 berpoligami atau nikah lgi, sungguh rugi bagi kaum hawa wanita seolah tdk ada harga x sm sekali di mata mereka, tpi untung bgi kaum laki, hnya mncari kepuasan napsu belaka , tdk mmikirkan akibat x itula dunia salam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: