Oleh: bening1 | Juni 26, 2008

Bagaimana keadaan Generasi Kita ?

Ini adalah realita dalam kehidupan kita, terjadi ketika saya sebagai seorang ayah yang ingin mendampingi anak saya untuk rekreasi bersama dengan sekolah anak saya. Sebuah sd islam.

Seperti layaknya rekreasi sekolah, biasa kami berkumpul pagi hari disekolah sebelum diberangkatkan dengan menggunakan kendaraan yang telah disediakan oleh sekolah. Setelah semua berkumpul lengkap kami dipersilahkan masuk kedalam bis dan menempati tempat sesuai dengan nomer urut yang telah disediakan. Anak saya senang sekali bisa merasakan rekreasi yang didampingi oleh ayahnya, yang mana selama ini sang ayah amat sangat sibuk dan selalu pulang malam.

Sebenarnya bukan itu inti dari permasalahan yang ingin saya sampaikan, yaitu sebuah kekawatiran, keresahan, kegalauan atas realita anak anak sekarang.

Sebelum diberangkatkan, kami semua diminta untuk berdoa bersama, dari suara yang saya tangkap ternyata hanya para orang tua yang hafal membaca doa, dan hanya sebagian anak anak yang sudag hafal. Setelah bis diberangkatkan, kru bis mulai menyalakan tv, ternyata sinyal siaran TV tidak dapat diterima dengan baik, maka sang kru tersebut berinisiatif mengganti dengan lagu lagu pop Indonesia, pop popular dan band band Indonesia, intinya lagu yang diputar adalah lagu untuk konsumsi dewasa. Disinilah saya mulai tercengang. Amat sangat tercengang. Ternyata hampir semua anak dapat mengikuti alur lagu lagu tersebut, lagu lagu yang sebenarnya untuk konsumsi orang dewasa. Seperti munajat cinta, wonder woman, ingat kamunya ratu, radja, ungu, dan lain lain.

Hampir 90% anak anak turut menyanyikan lagu satu persatu, awalnya bis berangkat dengan tenang sekarang berubah seperti konser. Para orang tua juga turut bergembira mengikuti lagu demi lagu. Jujur saya sedih mendengarnya, para orang tua memilih sekolah yang paling baik untuk anakknya, pendidikannya, agamanya. Tapi ternyata setelah kembali kerumah semua terhapus oleh siaran TV, Lagu lagu yang lagi ngetop, dan acara sinetron. Subhanallah..

Pada titik ini keresahan hati saya muncul, pada saat membaca doa bersama anak anak seolah olah sepi sayup sayup, hanya sebagian yang hafal, tetapi setelah diputarkan lagu dewasa, antusias semua anak langsung muncul dan bersemangat, hafal diluar kepala. pemandangan inilah yang sangat kontras, siswa dari sd islam, dari keturunan keluarga islam, yang diharapkan bisa sebagai pejuang islam, ternyata keislamannya mulai terkikis oleh perkembangan jaman.

Sebenarnya saya rindu dengan pencipta lagu untuk anak anak apalagi yang bernuansa islami yang sekarang sepertinya udah mati, saya rindu dengan pencipta dan pelantun lagu lagu islam, seperti sulis dan hadad alwi, atau mungkin yang lainnya.

Bagaimana kita akan membangun generasi islam bila ternyata lingkungannya tidak kondusif, bagaimana kita membentuk para pejuang pejuang islam, bila setiap hari dicekok-i dengan informasi informasi yang seperti sampah. Bukan ilmu agama dan bukan ilmu pengetahuan. Atto mungkin jaman sudah berubah…..saya harap islam tidak berubah, tetapi cara penyampaiannya harus berubah mengikuti perkembangan jamannya.
Saya sempat mengamati lomba dai cilik, tetapi setelah saya bandingkan dengan perlombaan yang lainnya, lomba dai cilik ini ternyata kalah meriah dengan acara lain seperti idola cilik, mamamia atau yang lainnya. Kenapa?…. karena semua yang disampaikan untuk konsumsi orang tua, menurut ukuran orang dewasa. Logika orang dewasa. Faktor komersihlah yang sangat berperan dibalik semua itu… bagaimana generasi kita kelak, generasi islam berikutnya…
Mari kita renungkan bersama,


Responses

  1. Lingkungan memang jadi faktor utama pembentukan karakter generasi muda.Mulai dari lingkungan keluarga,masyarakat sampai institusi pendidikan.Jika kita ingin mengubah dunia,maka mulailah dari diri pribadi untuk jadi tauladan dalam keluarga.Jika sudah begitu,dengan dorongan keluarga tercinta kita dapat memberi perubahan pada masyarakat sekitar kita,bahkan bukan hal yang tidak mungkin perubahan dapat kita beri pada negara ataupun dunia.Lingkungan keluarga yang kondusif dan islami adalah tempat yang baik untuk tumbuh kembangnya generasi muda yang berkualitas dan beriman.Dan ta akan melahirkan generasi preman,seperti yang kita lihat d tv sekarang2 ini.Dengan dalih membela rakyat,mereka mengganggu dan merusak pasilitas umum milik rakyat.

  2. setuju..
    kita mulai dari diri kita, keluarga kita dan kita tularkan ke saudara saudara kita, pentingnya pendidikan islam dan aqlakul karimah


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: