Oleh: bening1 | Juli 6, 2008

Luruskan Doa Kita

Zaman demi zaman makin goyah,cari duit makin sulit,ekonomi makin rumit.Rasul SAW pernah bersabda bahwa di akhir zaman Islam hanya tinggal nama,Al-Quran tinggal tulisan padahal jumlah orang Islam semakin banyak.Islam seperti seonggok daging yang diperebutkan,dicabik-cabik seolah tidak ada lagi kedamaian yang merupakan intisari agama Islam.

Kita lihat saat ini ilmu pengetahuan terus berkembang,kecanggihan dunia terus bertambah, semakin banyak orang pinter namun tidak sedikit pula orang pinter yang keblinger. Kepandaiannya dipergunakan untuk hal-hal yang tidak benar,kepandaiannya dipergunakan untuk bersiasat, menjadikan yang makruh seolah tampak halal,yang halal dipandang haram dan yang haram disulap menjadi halal. Sehingga susah membedakan mana yang haq dan mana yang bathil.. mana yang jujur dan mana yang bohong. Kepandaian tidak disyukuri dengan mengamalkannya kepada orang lain malah digunakan untuk melawan orang tua,membodohi rakyat miskin, memanfaatkan kelemahan orang lain untuk mencapai kepentingan pribadi dan masih banyak lagi sederetan kasus yang timbul karena seseorang tsb dikatakan pandai.

Sesungguhnya apa akar masalah semua ini? Mari kita coba ingat bersama..Sebagai orang tua,apa yang selalu kita mohonkan untuk anak kita? Hampir semua orang tua menginginkan anak-anaknya menjadi anak yang pandai,berprestasi, bisa kuliah di perguruan ternama,menjadi sarjana (orang pandai), bekerja dengan penghasilan besar,mempunyai kududukan/jabatan tinggi,memiliki rumah mobil dan seabrek harta dunia. Ketika Allah mengabulkan semua doa para orang tua.. apa yang terjadi? Memiliki harta dunia tanpa diimbangi dengan ilmu agama hanya membuat anak-anak kita tercinta tersungkur, mengalami permasalahan tak berujung yang susah untuk diselesaikan bahkan hingga orang tuanyapun tidak sanggup membantunya untuk keluar dari rapuhnya keimanan.

Lantas apa yang seharusnya kita lakukan agar kesalahan ini tidak berlangsung terus?
1. Meluruskan doa yang kita mohonkan pada Allah untuk anak-anak kita
Mohonkan agar anak-anak kita menjadi anak yang taqwa,mendapat ilmu dan hikmah dari Allah dalam setiap kehidupannya,sehingga setiap proses hidupnya akan meningkatkan keimanannya.

Mengapa harus taqwa yang kita mohonkan?
karena taqwa menjadikan seseorang taat,tunduk,patuh & dekat dengan Allah
karena taqwa menjadikan seseorang berbakti kepada orang tuanya bukan sebaliknya durhaka kepada ibu bapaknya.
karena taqwa menjadikan seseorang memiliki sifat kasih sayang terhadap saudaranya,tetangganya,bahkan orang lain yang tidak ada hubungan sedarah.
karena taqwa menjadikan seseorang qanaah,tawadhu,ikhlas dan sabar menjalani segala ketentuan Allah.

Jikalau pondasi yang kita bangun untuk anak kita kuat insyaAllah rumah yang dibangun di atasnya tidak mudah ambruk.Tinggal menambah dengan akidah dan akhlakul karimah insyaAllah akan mampu menjadi bangunan yang sangat kuat tidak mudah roboh diterpa angin kencang,badai sekalipun.

2. Menjadikan Syahadat (Laa illa ha illaallah) jalan untuk memerangi sifat kafir dalam diri kita.
Sifat kafir bukan hanya dimiliki oleh orang kafir tapi juga bisa tumbuh dalam hati seorang muslim.Sederetan sifat kafir senantiasa menyerang hati yang lupa istighfar dan mengingat Allah.Sombong,syirik,iri,dengki,ria,tidak senang melihat orang lain bahagia,bangga ketika bisa melihat orang lain kesusahan,tidak pernah bersyukur ketika diberi rezeki, senantiasa mengeluh kala diuji dengan kesempitan dan masih banyak lagi penyakit hati yang menyebabkan manusia kafir terhadap Allah.

3. Menjadikan Al-Quran sebagai pedoman & Menghidupkan sunnah Rasul SAW.
Sebagai orang Islam, tetaplah berpegang pada Al-Quran dan As-Sunnah dalam mengatasi segala permasalahan hidup,jangan berdasarkan adat nenek moyang kita atau logika sendiri. Siapa lagi yang akan melestarikan Al-Quran jika bukan umat Islam? Buang sedikit demi sedikit hal-hal yang masih mengandung bau maksiat karena orang beriman itu tidak mencampuradukkan antara yang benar dan yang salah.

Sholat iya,maksiat iya..
Zakat iya korupsi juga..

Allah itu Maha Suci dan Allah tidak akan menerima yang kotor atau sesuatu yang bersih tapi didapat dengan cara yang kotor.


Responses

  1. … you have a very nice Site – Please visit my Webpage under Butzelnews Thanks and Greetings from Germany

  2. semoga naungan kasih dan sayangnya sang robbun ghofur selalu bersama kita
    amieen……

  3. assalamualaikum wr.wb
    sebelumnya saya menulis di sini bukan karena saya tahu banyak,melainkan saya hanya mencoba menyampaikan apa yang pernah disampaikan oleh pembina AT-TADZKIR saya di pagaralam yakni drs.H. A.FACHRI M.M memang beliau adalah seorang petinggi pemerintahan,tapi saya sangat salut dengan kegigihannya untuk megubah imej bahwa masih ada orang yang memperjuangkan agama ini dibalik kemelut pemerintahan yang semakin menggila dan pernyataan ini saya tulis dengan sebenar-benarnya apa yang saya lihat dan saya rasakan.
    islam didirikan atas dasar-dasar yang sangat mulia
    oleh karena hal kemuliaan itulah kemuliaan dasar-dasar islam di kukuhkan dalam 5 rukun yang mana antara satu dengan yang lainnya sangat erat kaitannya dan sangat tidak bisa dipisahkan,kecuali yang kelima masih ada keringanan dari ALLAH SWT.
    kalau difikirkan pada saat kita shalat ada satu rukun yang tertinggal secara otomatis shalat itu tidak sah apalagi kalau sengaj dari salah satu rukun itu dengan sengaja kita tinggalkan adalah batal shalat kita.
    nah sekarang mari kembali kita ke keislaman kita,kita marah klalu dikatakan islam jita batal atau islam kita tidak sah, padahal kalu ditanya apakah anda melaksanakan shalat jawabnya belum(itu kalau diambil contoh secara global belum dengan rukun-rukun yang lainnya).
    oleh karena itulah marilah sudah saatnya kita memperbarui islam kita yang semakin tidak tertata ini. wasssalaa……….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: