Oleh: nirvana2005 | September 2, 2008

Hot News awal Puasa

Head line sebuah surat kabar terkenal terbitan jakarta, gubernur jakarta memberikan komentar (kurang lebih) ” waspadai bulan ramadhan kejahatan Meningkat”

apa hubungannya kejahatan dengan bulan ramadhan? dari mana asal muasal kejahatan? dari manusianya atau godaan setan?

Allah menguji kita dengan banyak cara, salah satunya adalah dengan kelebihan atau kekurangan harta, yang paling berbahaya bila kita diuji dengan kekurangan harta. maka kita bisa berbuat nekat bila tidak bisa membendung dan menguasai hawa nafsu kita. seorang yang lugu pun akan tega membunuh bila sudah kepepet demi harta, seorang ibu dengan menggendong bayi akan tega mencopet bila mendengar anaknya berteriak atau menangis minta susu, sedangkan sang ibu tidak memiliki uang se sen pun. tapi jika kita mau berusaha, mau bertawakal insya Allah, Allah akan membantu dengan cara Allah.

dibulan ramadhan tuntutan kehidupan semakin banyak, keperluan mudik, keperluan menjelang lebaran, keperluan untuk oleh oleh sanak famili, kepeluan sehari hari yang bertambah mahal seiring berjalannya bulan ramadhan. hal inilah yang menuntut para pelaku kejahatan bertindah seperti macan kelaparan, yang biasa nekat semakin nekat untuk mengejar setoran. yang belum pernah mulai coba coba mencari celah kejahatan. motifnya hanya satu, untuk lebaran. subhanallah.
ujian dari Allah bila udah ditunggangi oleh setan inilah jadinya. bukan pengampunan, bukan pula kemenangan, bukan pula meningkatkan ketaqwaan, tetapi kejahatan. katanya bulan ramadhan kok masih ada setan yang menggoda kita…..setan dari mana lagi

sering kita dengar beberapa ulama berceramah..dibulan ramadhan ini kita dibebaskan dari godaan setan, Allah ingin kita beribadah dengan khusuk, karenanya Allah mengurung setan dan mengikat kaki kaki setan dengan rantai, tidak ada setan yang berkeliaran dibulan ramadhan. tidak ada setan yang menggoda kita, tidak ada setan yang meniupkan kejahan ke telinga telinga kita, lantas kenapa muncul kekawatiran bahwa kejahatan dibulan ramadhan meningkat.

mari kita gunakan akal kita, mungkin Allah perlu ruangan atau bangunan sebesar apa untuk menampung banyaknya setan diseluruh jagat ini, mungkinkah allah akan menggiring setan seperti kita menggiring bebek, ayo ayo sini masuk kandang dulu para setan.., ayo berbaris satu persatu, mungkinkah Allah akan berlaku seperti logika kita??

tentu tidak. untuk apa kita di ciptakan, untuk apa ada makluk bernama manusia diciptakan di muka bumi ini, untuk apa ada makluk paling sempurna yang pernah diciptakan oleh allah yang disebut manusia ini. untuk apa ….
manusia diciptakan dengan keadaan sempurna, punya jasad, punya akal, punya hati dan ada pula nafsu. salah satu maksudnya adalah sebagai kalifah Allah, sebagai wakil Allah dimuka bumi. kitalah yang seharusnya memenjarakan setan setan itu, kitalah yang seharusnya mengikat rantai rantai pada kaki setan. lantas bagaimana cara mengikatnya, kita aja gak pernah melihat setan, pake rantai ukuran berapa kita juga gak tau. bukan begitu maksudnya.
dengan kita menjalankan ibadah puasa, kita belajar untuk menahan hawa nafsu, melawan nafsu setan yang selama ini menguasai kita. bila kita berpuasa, maka kita harus menguasai hawa nafsu kita, nafsu iri, nafsu dengki, nafsu sombong, nafsu serakah, nafsu makan dan minum. dengan kita menguasai (bukan memiliki) segala nafsu yang dimiliki setan, maka setan tidak akan bisa berkutik seperti terpenjara, terkekang, terbelenggu sama iman kita.

bila kita sudah berpuasa dan menguasai nafsu setan, kita tambahkan amalan amalan ibadah yang lainnya. sholat sunnah, sedekah, dzikir. niscaya, setan yang telah kita penjarakan, kita belenggu, kita kekang akan semakin tertekan dengan tambahan amalan amalan kita sebagai rantainya. ibarah udah dipenjara oleh puasa kita, ditambahkan rantai oleh amalan kita.

kembali kekejahatan dibulan ramadhan, bila kita melihat ada kejahatan, perlu dipertanyakan muslimkah dia?. bila muslim kenapa masih berbuat jahat? puasakah dia, bila puasa berarti puasanya baru bisa menguasai lapar dan dahaga, belum sampai pada tingkat menguasai hawa nafsu. bila tidak berpuasa justru jadi tanda tanya besar, kemanakah dakwah kita selama ini? kok ada muslim di bulan ramadhan tidak puasa ???


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: