Oleh: bening1 | Maret 23, 2009

Selalu Ada Pertolongan Allah

Oleh : Bening
Sumber :At-Tadzkir.org

Taqwa itu ada di sini. Itu sabda Nabi SAW dalam hadits riwayat Muslim, dimana beliau bersabda sambil menunjukkan dadanya. Hal ini juga didukung oleh firman Allah SWT “ Dan barang siapa mengagungkan syiar Allah SWT, maka sesungguhnya itu timbul dari ketaqwaan hati.”

Islam itu bersifat lahir dan iman itu ada di dalam hati. Allah SWT memerintahkan para hambaNya untuk menegakkan syariat Islam dalam lahir mereka dan hakekat iman dalam batin mereka. Islam tidak akan bermanfaat kecuali jika diikuti oleh keimanan batin, sebaliknya setiap hakekat batin tidak ada gunanya tanpa melaksanakan syariat Islam. Sholat, puasa dan zakat tanpa didasari keimanan terhadap Allah tidak ada bedanya dengan orang yang beragama non Islam. Sebaliknya, yakin saja terhadap Allah tetapi tidak pernah mau melaksanakan sholat, puasa dan zakat tidak bisa dibilang beriman…

Seiring dengan perjalanan hidup seseorang, terpaan ujian dari Allah membuat sebuah ketaqwaan menipis bahkan terkikis habis oleh masalah keduniawian. Banyak sekali orang yang telah bersyahadat “ Laa illa haa Illaalah “ meletakkan syahadatnya karena kebutuhan perut yang menuntut diisi dan ia berbalik menghujat Allah. Atau nafsu memiliki kedudukan membuat seseorang meninggalkan sholatnya beralih ke dukun untuk meminta pertolongan atas hajatnya.

Siapa sesungguhnya yang kuasa atas segala sesuatu?
Sakit saja kita pergi ke dokter,percaya pada dokter bahwa dengan berobat kita bisa segera mendapatkan obat untuk kesembuhan kita. Tapi mengapa ketika kita ditimpa permasalahan kita tidak datang langsung pada Allah? Dia yang menghendaki segala sesuatu terjadi atas kita, jika ada yang terjadi terasa menindih kita, bahkan kita merasa tidak mampu mencari jalan keluarnya.. Mengapa bukan Allah pihak pertama yang mendengarkan segala keluh kesah dan problema kita? Ini berarti rasa percaya kita pada Allah tidak sebesar rasa percaya kita pada seorang dokter. Lantas benarkah hal ini untuk seorang yang mengaku Islam dan beriman?

Cobaan hidup memang terus akan menggiring kita pada jurang kekufuran, kecuali jika kita terus berpegang teguh pada tali Allah. Ikhtiar yang tidak sedikit terkadang tetap kalah dengan hasil yang tidak sesuai dengan keinginan manusia, membuat yang haram menjadi halal, yang putih jadi hitam dan pada akhirnya lunturlah ketaqwaan yang pernah ada dalam hati, naudzubillah..

Allah Ya Fatah.. Allah Ya Rahman
Seburuk apa kejadian yang menimpa kita, sesulit apa persoalan yang membelit kita..
Akan ‘selalu’ ada pertolongan Allah, bagi orang-orang yang percaya pada kuasa Allah, tidak pernah putus asa dan terus berikhtiar mencari jalan keluar, terus bertaqwa di jalanNya.

Keep Iman & Taqwa


Responses

  1. Trm kasih atas artikelnya

  2. Bismillahirrohmaanirrohiim

    Ya Allah Ya Tuhanku,

    Engkau Yg menghitung dan menghimpun dengan teliti gerak-gerik hamba-Mu,
    Engkau yang Maha Mengetahui sikap dan tingkah laku orang2 yang menjauhi atau mendekati-Mu

    Engkau telah menghimpun semua rahasia dan yang lebih tersembunyi dari rahasia hamba2-Mu.

    Ya Allah…
    bukalah tabir yang menyelubungi kalbu kami, agar kami dapat menyaksikan pada diri kami, cahaya anugerah-Mu.

    Wahai tuhan kami Yang Maha Pemberi Anugerah…
    Karuniailah kami cahaya pengawasan diri,
    agar kami dapat mengawasi semua aktivitas kami,
    baik gerak maupun diam kami

    amin…

    Wa shallallahu ‘Ala Sayyina Muhammad Wa Ala Aalihi Wa shahbihi Wa Sallam.

  3. gw koq ga dtlong,
    gw mang gamnta dngan cara yg bnar,
    krna gw dah pernah cba,tetep aj ga dtlng.
    pdhal ga usah mnta jug dia dah tau klo gw bth pertlngan.
    pi kmn dia,?
    gw hdup sndir,
    mnta tlng kpd diri sndir.

    • saudaraku…klu kita ngaku islam berarti kita udah menyerahkan diri kita pada Allah,nah untuk itu kenali Allah dulu secara benar menurut Qur’an dan hadis,klu kita udah kenal Allah insyaAllah iman kita bertambah dan hidup kita akan nikmat,baik dlm keadaan susah atau senang,miskin atau kaya,sendiri atau dg org lain…karena “SubhanAllah” Allah itu suci yg tidak pernah salah atau keliru …WASPADALAH.

  4. Meyakini allah itu emang gampang,tp mengikhtisarikanya itu yg cukup sulit,tidak sedikit yg kurangnya iman salah jalan,ingat ketika kita berjalan menuju ke jalan kebeneran godaan ny serasa bgtu berat, tp kembali kediri kita sendiri, karena hanya diri kita yg bisa memecahkan dari segala permasalahn,dengan cara berserah diri,ikhlas dan sabar jangan lp jg berikhtiar, di tambah dengan mengasah ke imannn kita,dengan ditambah dzikir,tasbih,shalat duha,tahajud,hajat,sedekah, tp tetap kita harus berihktiar, kita terus saja bersila memuji allah tp berikhtiar tidak? Jngan hrp permasalahan kita bisa selsai, tp gudakan kedua2ny,meskipum permasalah itu d luar kemampuan kita atau tidak mungkin d bereskan oleh kita,ingat dlm al-qur’an mnyebutkan ” allah memberikan cobaan tidak akan melebihi kemampuan hambanya “. Begitupula selanjutnya ” kami tidak akan merubah suatu kaum ,kalau ia tidak merubahnya” . Jangan salah kan yahudi,setan atau pun takdir,intropeksi dirisendiri karena semuanya ada di dalam diri kita sendiri,maap jika ada salah2 kata,sy jg sama sedang belajar untuj menuju jalan yg lurus.

  5. Reblogged this on Ismi's blog.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: