Oleh: nirvana2005 | September 14, 2009

Mengejar Malam Seribu Bulan

malam lailatul qodar atau malam seribu bulan, adalah malam yang sangat diagungkan oleh umat islam diseluruh dunia. malam yang sangat dimuliakan karena pada malam itu al’quran untuk pertama kalinya diturunkan.

pada saat terjadinya malam lalilatul qodar Al Quran dimulai diturunkan, diyakini malam lailatul qodar memiliki makna yang nilainya lebih dari seribu bulan; karena para malaikat dan Jibril turun ke dunia pada malam Lailatul Qadr untuk mengatur segala urusan.

dengan datangnya malam lailatul qodar, segala amal ibadah yang kita lakukan dalam semalam sampai menjelang fajar bisa di asumsikan kita telah melakukan ibadah yang lebih baik dari pada beribadah selama seribu bulan. dan malam malam lailatur qodar akan datang hanya pada bulan bulan ramadhan saja.

barang siapa berpuasa ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosanya. barang siapa tekun beribadah di bulan ramadhan, maka diampuni dosanya. dan barang siap tekun beribadah pada malam qodar dengan iman dan mengharapkan pahala, maka diampuni dosanya (HR. Bukhari dan Muslim)

ayat yang berhubungan dengan malam lailatul qodar adalah surat Al Qodr 1-5.

lantas bagaimana kita bisa mengetahui bahwa malam ini adalah malam lailatul qodar?. jawaban dari pertanyaan ini adalah rahasia allah, kapan malam lailatul qodar itu datang adalah rahasia allah. hanya ada sedikit hadist yang menyinggung soal kapan tepatnya malam lailatul itu datang. salah satunya menyebutkan malam lailatul qodar datang pada 10 hari terakhir dibulan ramadhan, ditambahkan kan lagi datang pada malam ganjil.

malam ganjil menurut siapa, kita di indonesia sering mengalami awal puasa yang tidak bersamaan, dan akhirnya pun juga sering tidak bersamaan. jadi disini sulit untuk menentukan malam ganjil. solusinya adalah setiap malam pada sepuluh hari terakhir di bulan ramadhan adalah malam lailatul qodar. sehingga dengan begitu kita bisa meningkatkan amal ibadah kita sebanyak banyak di malam lailatul qodar, tidak hanya menunggu malam ganjil.

pertanyaan baru lagi nich, kenapa sih kita ibadahnya yang paling maksimal kok hanya dimalam lailatul qodar, ini justru menjadi gak bener bila di hari hari lain ibadah kita keteter, teledor, malas malasan. sia sia dong kita mengejar malam lailatul qodar jika kesehariannya kita hidup slengean. jika kita ini memang niat ibadah untuk allah swt. mari kita persembahkan ibadah yang terbaik setiap hari, tidak kalah dengan malam malam lailatul qodar. kita buat setiap hari adalah malam lailatul qodar, sehingga kualitas ibadah kita semakin baik. bukan semakin loyo karena memiliki tabungan pahala seribu bulan.

berikut riwayat yang menghubungkan dengan malam seribu bulan :

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Nabi saw. bermimpi melihat Bani Umayyah menduduki dan menguasai mimbarnya setelah beliau wafat. Beliau merasa tidak senang karenanya. Maka turunlah S.108:1, dan S.97:1-5) untuk membesarkan hati beliau.
(Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan al-Hakim dan Ibnu Jarir yang bersumber dari al-Hasan bin Ali.)

Keterangan:
Al-Qasim al-Hirani menyatakan bahwa kerajaan Bani Umayyah itu ternyata berlangsung tidak lebih dan tidak kurang dari 1000 bulan. Menurut at-Tirmidzi, riwayat ini Gharib sedang al-Muzani dan Ibnu Katsir menyebutnya sangat munkar.

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Rasulullah saw. pernah menyebut-nyebut seorang Bani Israil yang berjuang fii sabilillah menggunakan senjatanya selama seribu bulan terus menerus. Kaum muslimin mengagumi perjuangan orang tersebut. Maka allah menurunkan S.97:1-3, bahwa satu malam lailatul qadr lebih baik daripada perjuangan Bani Israil selama 1000 bulan.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dan al-Wahidi yang bersumber dari Mujahid.)

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa di zaman Bani Israil terdapat seorang laki-laki yang beribadah malam hari hingga pagi dan berjuang memerangi musuh pada siang harinya. Perbuatan itu dilakukan selama seribu bulan. Maka Allah menurunkan S.97:1-3 yang menegaskan bahwa satu malam lailatul qadr lebih baik daripada amal 1000 bulan Bani Isra’il tersebut.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Mujahid.)


Responses

  1. Ass, Wr.Wb…
    Mohon penjelasan kalo malam laitul Qodar malam diturunkannya Al qur’an kenapa kita memperingati malam Nuzullul Qur’an pada tgl 17 Ramadhan…
    Mungkin ada konteks lain yang belum sy pahami…
    Demikian mohon penjelasan dengan dalil2 dan hadist yang berkaitan dengan hal tersebut, terima kasih…

    Wassalam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: