Oleh: bening1 | Desember 2, 2009

Penyakit Hati itu Namanya “Latah”

Latah, sering kali kita temui di lingkungan kita, baik dalam keluarga, teman sekolah, kantor, pasar atau bahkan dilayar televisi. penyakit hati satu ini bisa membawa keberuntungan, atau bahkan juga bisa membawa mala petaka.

membawa keberuntungan karena dengan aksen latah tersebut bisa membawa kita menjadi seorang artis terkenal, mudah dikenal dan menjadi akrab dengan lingkungan. membawa bencana karena aksen latah kita keluar tidak pada tempatnya. salah satu siaran tv di stop tayangannya karena kebiasaan latah yang tidak sopan. kita jadi sering menjadi bahan bercandaan teman atau lingkungan. tiba 2x dikagetin, di gebrak, dll supaya latah kita keluar, trus di ketawain, capek dech. gak enak kan?

lantas kenapa kita bisa menjadi latah?….. intinya latah itu karena kebiasaan hati kita yang kosong. akhirnya hati ini diisi dengan pikiran pikiran yang sering kali kita pikirkan. misal kodok: setiap kali kita kaget, atau hati kita tersentak, maka yang muncul dari mulut ini kata kata kodok yang diulang 2x. bila yang ada dipikiran kita adalah bayangan ngeres atau aksesoris tubuh kita. maka yang keluar dari mulut kita ya barang barang tersebut. karena kalimat itulah yang telah disimpan dalam memori kita, dalam pikiran kita yang akan muncul ketika hati kita tersentak. malu kan.

cara cara untuk mengurangi atau menghilangkan penyakita latah ini tidak lain dengan kembali meminta kepada Allah swt. kita meminta ijin yang maha kuasa untuk disembuhkan dari hal yang memalukan ini. mengisi kekosongan hati dengan yang lebih baik. bukannya kita seharusnya mengisi hati ini dengan kalimat kalimat yang baik, seperti dzikir, sholawat. yang intinya ya mengingat allah. mengisi hati ini dengan menyebut asma allah, baik itu tahlil, tahmid, takbir atau asmaul husna. inya allah dengan sabar dan tekun mudah mudahan kita bisa kembali mengisi hati kita dengan mengingat allah. gak ada yang instan, jadi ya memang harus dengan latihan…..

saya baru saja menemui seseorang yang memiliki karakter latah yang lebih parah, kelas berat. bukan hanya kalimat atau kata kata jorok yang keluar. tetapi sudah diikuti dengan tindakan, gerakan tubuh lengkap dengan ekspresinya. setiap ada teman yang bicara langsung nyamber kaya radio. ada yang bilang hormat grak, reflek tangannya langsung hormat dengan berdiri tegak. padahal itu dalam suasana kerja. bahkan bila matanya melihat teman lain lagi menyisir rambut, reflek tangannya juga langsung meniru lagi menyisir, bila matanya melihat orang garuk garuk ketek, reflek dia juga lasung garuk garuk juga. bahayanya, gimana kalo matanya melihat orang lagi buka baju, melihat orang lagi buka celana? bencana yang datang….

waspadalah, penyakit ini menular, sekarang ini mulai anak anak, ibu ibu, remaja baik, laki atau perempuan bisa menjadi sepeerti diatas. menularnya karena kita sering disuguhin tayangan atau melihat, atau bahkan ada dilingkungan kita.

untuk itu mari kita senantiasa mengingat Allah, supaya jika dikagetin seseorang yang keluar dari mulut kita adalah kalimat kalimat yang baik. kalimat toyyibah.

yang ada dihatiku, itulah yang keluar dari mulutku, ya Allah aku takut sekali bila menjelang sakarotul maut dari mulutku keluar kalimat yang tidak sepantasnya, lindungilah kami ya Allah, Bimbinglah kami. tunjukkanlah kami jalan yang benar, jalan yang enkau ridloi..


Responses

  1. hati yang bersih bisa menyerap suatu ilmu dengan cepat ,bila kita menghapalkan suatu ilmu.hati yang bersih pasti akan ilmu laduni.

  2. […] Sumber : https://bening1.wordpress.com/2009/12/02/penyakit-hati-itu-namanya-latah/ […]

  3. Bagus2 tuh artikel na

  4. Allah dihati

  5. aku jg latah terima kasih atas solusinya. akan ku coba begitu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: