Oleh: bening1 | Agustus 12, 2010

Setan diborgol???? …benarkah?

ada sebuah hadist nabi yang biasa diajarkan oleh guru guru kita atau dari ceramah ceramah keagamaan disekitar kita. yaitu:

“pada bulan ramadhan pintu neraka ditutup rapat dan pintu surga dibuka selebar lebarnya dan setan diborgol……..”

apa makna dari hadist diatas…..tuliskan komentar sesuai yang kita ketahui, terutama mengenai kalimat setan diborgol, bagaimana penjelasan tentang setan, borgol dan tangan siapa yang memborgol ??…..

pemaknaan hadist ini sangat penting karena banyak diantara kita bertanya tanya, kenapa pada bulan ramadhan kejahatan semakin menjadi jadi, pencuri semakin berani, pembunuhan tanpa segan sama bulan ramadhan…..apalagi korupsi yang tidak kelihatan kejahatannya, tapi merugikan negara….ada yang tersebunyi alias pesan tersirat dari hadist tersebut…tolong untuk diungkapkan menurut penafsiran anda….


Responses

  1. Menurut saya, bagi orang-orang yang beriman dan benar-benar menjalankan ibadah puasa dengan ikhlas Lillahita’Ala maka setan,iblis tak berdaya menggoda kita seolah-olah terborgol. Namun bagi orang-orang kafir,orang yg tak beriman yang tak melaksanakan puasa maka setan tetap bersama mereka bahkan lebih dahsyat lagi godaannya karena hakikatnya mereka itulah jinnas atau setan yang berkolaborasi dgn manusia..Walahu A’lam.

    • thanks, pendapat yang bagus….
      cuma ini seperti tidak adil bagi kaum hawa, mereka harus menjalani panggilan alam ketika mendapatkan datang bulan dan tentu mereka tidak berpuasa selama haid….yang rata rata 5-7 hari..

    • saya tertarik dengan kalimat “jin dan setan berkolaborasi dengan manusia”,
      ini bisa dimaknai bahwa jin dan setan tidak berbahaya dan bukan apa apa bila masih gentayangan, akan tetapi menjadi berbahaya bila sudah berkolaborasi dengan manusia, yang bisa menghasilkan kehancuran, kemaksiatan…. begitukah ????…

  2. jin & manusia itu diciptakan untuk beribadah hanya kepada ALLAH SWT. sedangkan Manusia bisa pula menjadi setan jika sudah dikendalikan oleh hawa napsunya, begitu pula juga jin.

    jika ingin melihat setan lihat saja orang yg sedang marah2, teriak2 dimana akal sehatnya sudah dikuasai oleh hawa napsunya.

    • setuju mas ridwan, saya juga sering merasa : oooo inikah wajah setan? ketika saya melihat orang lagi marah 2x, mata melotot, dan urat dileher keluar…….muka dan mata memerah seperti api yang yg menjadi sumber dari setan

  3. sangat betul sekali kalau lg bulan ramadhan setan itu di borgol sedangkan orang yg beriman dilepas
    kalau setan itu hanya menggoda orang yg beriman dan tidak beriman ,kalau orang beriman itu tidak mudah di pancing oleh setan sedangkan orang yg tidak beriman mudah di pancing oleh godaan setan sperti sebenarnya iya ingin sholat lalu iya dibisiki oleh setan karna itu lebih baik setan di borgol

  4. KLU menurut cerita mbah sy, setan dimasukkan neraka berratus ratus tahun tdk ada kapoknya,krn begitu keluar dr neraka ditanya oleh Allah “hei setan siapa kamu dan siapa aku” setan menjawab “aku ya aku dan engkou ya engkou” jadi setan tdk mau mengakui klu dia hamba Allah dan Allah adlah Robnya,Tapi ketika dia di perintah oleh Allah untuk puasa dia menjadi lemas tak berdaya,dan ketika ditanya oleh Allah”hei setan siapa km dan siapa ak?” setan menjawab “aku hambamu dan Engkou adalah Robku”. Dari situ bisa disimpulkan bahwa ketika org beriman menjalankan puasa ,setan menjadi tak berdaya untuk menggoda seakan akan setan seperti di borgol…waAllahua’lam ,wassalam.

  5. Ass Wib, Mbak Bening yang diberi pencerahan—————————————-
    tidak ada pintu neraka yang ditutup ataupun setan yang dibelenggu pada bulan Ramadhan, hadist tersebut memberikan makna bahwa bulan ramadhan merupakan ” bulan perjuangan orang mumin”, untuk menjalankan ibadah yang sesungguhnya, karena didalam bulan ramadhan tersebut banyak terdapat hal-hal yang berdampak positip terhadap diri sendiri, ke lingkungan baik internal maupun eksternal.
    Sang kholik tidak tutup mata atas ibadah tersebut, dimana akan menurunkan tropy di hari-hari terachir ” Laillatul Qadar ” ( merupakan saldo awal ) untuk iibadah-ibadah selanjudnya dan Allah akan menghapuskan semua dosa kita dan diakhiri dengan Siraturahim pada Hari raya Idhul fitrinya, itulah syurga dunia bagi umat islam yang mumin ( wahllah huallam tidak ada satu manusiapun yang mengetahui syurga akan dibuka hal yang Goib), kecuali Junjungan kita Rosullallah SAW pada saat Mi’raz, mengetahui sisi Surga dan Neraka. Kita harus mematuhi apa yang disyariatkan dan patuhlah pada ajarannya, insyaallah doanya malaikat Zibril buat kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW didengar oleh Allah yah—————————————

  6. Ass Wib, Mbak Bening yang diberi pencerahan—————————————-
    tidak ada pintu neraka yang ditutup ataupun setan yang dibelenggu pada bulan Ramadhan, hadist tersebut memberikan makna bahwa bulan ramadhan merupakan ” bulan perjuangan orang mumin”, untuk menjalankan ibadah yang sesungguhnya, karena didalam bulan ramadhan tersebut banyak terdapat hal-hal yang berdampak positip terhadap diri sendiri, ke lingkungan baik internal maupun eksternal.
    Sang kholik tidak tutup mata atas ibadah tersebut, dimana akan menurunkan tropy di hari-hari terachir ” Laillatul Qadar ” ( merupakan saldo awal ) untuk iibadah-ibadah selanjudnya dan Allah akan menghapuskan semua dosa kita dan diakhiri dengan Siraturahim pada Hari raya Idhul fitrinya, itulah syurga dunia bagi umat islam yang mumin ( wahllah huallam tidak ada satu manusiapun yang mengetahui syurga akan dibuka hal yang Goib), kecuali Junjungan kita Rosullallah SAW pada saat Mi’raz, mengetahui sisi Surga dan Neraka. Kita harus mematuhi apa yang disyariatkan dan patuhlah pada ajarannya, insyaallah doanya malaikat Zibril buat kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW didengar oleh Allah yah—————————————

    Wass wibb

  7. mungkin suatu saat ketika kita mendapat hidayah, tahu akan wujud ramadahan, wujud fitrah, wujud dari jin, dan setan, maka tidak akan lagi tanda tanya dan keraguan, karena apa2 yang telah disebutkan dalam al-quran pasti ada wujudnya, dan semuanya harus dilalui di alam dunia, tidak ada yang ghaib kecuali upah dariNya.

  8. Assalamu alaikum,
    Menurut pemahaman saya begini mbak penjelasannya:
    Selama 11 bulan kita hidup dengan didampingi setan yang selalu setia 24 jam mendampingi dan membisikkan ke dalam dada untuk berpikir dan berbuat yang akan membawa kita neraka. Selama 11 bulan kita berjuang dan berperang melawan bisikan setan, Intinya mereka melancarkan pendidikan Buruk dengan model ‘continuos improvement dan tak pernah henti. Nah diantara kita yang lemah iman, bisikan dan ajakan setan yang terus menerus itu merasuk dan mengali dalam darah, pola pikir dan kebiasaan kita. Akibatnya diantara kita ada yang berbuat kejahatan, melalaikan kewajiban, atau bahkan bisa asyik sholat dan ngaji tapi tak menafkahi keluarga, dlsb.
    Nah, di bulan Ramadhan, adalah 1 bulan dimana kita bisa melihat, mana yang lebih kuat, hasil didikan setan selama 11 bulan atau iman kita. Jika selama 1 bulan kita ditinggal setan kita masih berpikir dan berbuat buruk, WASPADALAH, dan KOREKSI diri atau BANTU ORANG tersebut, karena berarti AJARAN SETAN telah MELEKAT walau TANPA BISIKAN SETAN. Satu bulan itu sebenarnya juga bisa digunakan kita umat beriman untuk menata diri dan mengkoreksi diri serta menguatkan diri, karena dibulan berikutnya, setan akan muncul dan mendampingi hari-hari kita. Kita diberi kesempatan 1 bulan tanpa setan untuk melatih diri. Begitu. SEMOGA BERMANFAAT.

    • terima kasih penjelasannya…

  9. penjelasan bu bening gimana… aku masih penasaran nich…

  10. pada pinter semua nich .alhamdulillah………..

  11. menurut hemat saya sendiri gini, wujud setan sendiri kan dari bangsa jin dan manusia. kaitannya dengan pemborgolan sendiri merupakan kiasan terhadap sucinya bulan ramadhan, yang pada hakikatnya harus sangat kita sykuri kedatangannya. Allah SWT membukakan peluang yang begitu besar bagi orang-orang yang menyadari tanda tersebut dengan berbondong-bondong melakukan amalan-amalan shaleh. dengan tidak membiarkan hasutan setan berwujud jin menorobos sampai kedalam kalbu umat manusia. jadi, hanya orang-orang beriman yang merasa terpanggil dalam surat Al-Baqarah yang dapa merasakan nikmatnya terlepas dari belenggu setan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: