Oleh: bening1 | Maret 25, 2011

Menyelami Makna Ujian dan Solusinya

Sering kali dalam kehidupan ini kita mengalami ujian, cobaan, godaan dan beraneka ragam kerikil kerikil kehidupan. sering kali juga kita gagal melewati semua rintangan yang ada di depan kita. kadang kita sampai bosan, sekarang mendapat cobaan ini, besok dapat cobaan yang itu, lusa ada lagi godaan datang. itulah seninya hidup, kalo gak ada masalah gak hidup. itulah cara allah menguji kita. itu pertanda bahwa allah ada dan dekat dengan kita, allah menginginkan kita untuk hidup lebih baik dengan melewati setiap tahapan ujian.

ujian demi ujian, kesulitan demi kesulian akan selalu menghiasi kehidupan kita, akan dialami oleh semua orang. tetapi tidak semua orang mengalami hal yang sama, tidak semua orang merasakan hal yang sama dan tidak semua orang mendapatkan ujian dalam situasi, keadaan dan tingkat emosi yang sama. sehingga setiap umat manusia akan menyelesaikan setiap ujian, godaan dan rintangan dengan cara yang unik, cara yang berbeda beda.

disinilah letak perbedaannya, perbedaan dalam menyelesaikan setiap pokok permasalahan. yang dapat menyelesaikan ujian dengan lancar akan naik kelas, yang tidak berhasil melalui tahapan tahapan ujian akan mengulang ulang terus ujiannya dengan pokok materi yang berbeda beda.

itulah kenapa, setiap kita tidak bisa melewati ujian ujian dengan baik, akan muncul dan muncul ujian bertubi tubi, satu belum kelar muncul lagi masalah yang lain, satunya belum kelar muncul lagi lainnya, kapan berhentinya ujian ini ? itulah cara allah menguji kita……ini hanya karena solusi yang kita ambil kurang tepat, langkah yang kita jalani masih tidak sesuai dengan harapan, masih jauh dari keinginan. bukannya allah telah berfirman : bahwa allah tidak akan menguji umatnya melewati batas kemampuan umat tersebut…

tetapi memang itulah sifat manusia yang manja, selalu mengukur kemampuannya sebatas apa yang bisa di pikir dengan logika, selalu terbentur bahwa saya sudah berusaha maksimal, bahwa saya sudah berbuat yang terbaik bahwa saya telah melakukan dengan benar. dengan ngotot, melotot, kadang disertai mencaci maki allah, disertai dengan mengumpat, bahwa allah itu tak adil, bahwa allah itu pilih kasih, bahwa allah itu tidak sayang pada kita. itu menurut pandangan diri kita sendiri, padahal bila dilihat dari kacamata orang lain, apa yang telah kita lakukan, yang telah kita perbuat masih 25% dari kemampuan kita yang sebenarnya. baru seperempat kapasitas kita. ini yang jarang kita disadari. merasa sudah berusaha maksimal padahal belum, berusaha sudah mati matian padahal masih belum seberapa.

salah satu hal yang membuat ujian bertubi tubi menghampiri kita adalah solusi yang kita ambil justru menjauhkan kita dari allah. banyak diantara kita ketika mendapatkan ujian mencari bantuan, mencari pertolongan, mencari dukungan dari selain allah. mengharapkan solusi instan yang datangnya dari selain allah. ini lah yang kemudian justru menjerumuskan kita dalam kegelapan, menjauhkan kita dari allah. salah satunya mendatangi dukun, mendatangi paranormal mendatangi kyai yang berprofesi plus plus, yang bisa membalikan A menjadi B, dan merubah B menjadi Z. Menghalalkan segala cara dan gelap mata. itulah yang merubah hidup kita menjadi gelap terus.

memang seketika kita bisa merasakan bahwa kita telah melewati ujian dengan mulus (menurut kita), tetapi allah kan tidak tidur, allah melihat bagaimana kita melewati ujian demi ujian, bersama siapa ketika kita melalui ujian tersebut. berarti kita melewati ujian itu dengan nyontek, curang dan dibantu pihak lain (pakai joki).

karena langkah yang kita jalani tidak mengangkat derajat kita, apa yang telah kita jalani tidak meloloskan kita dari ujian ujian allah. apa yang telah kita lalukan tidak menambah kematangan iman dan taqwa kita, maka kita tidak bisa merasakan bahwa kita telah lolos atau melewati lubang jarum. kita tidak merasakan bahwa kita naik kelas, kita tidak merasakan bahwa kita telah melawati ujian ini. maka ujian demi ujian akan terus mendatangi kita, sampai kita sadar bahwa yang diinginkan allah adalah kembalinya kita kepada allah, kembalinya kita kepada fitrah manusia, bahwa diciptakannya jin dan manusia hanya untuk beribadah dan mengabdi kepada allah semata.

marilah kita menjalani hidup ini untuk mencari ridlo allah. melewati setiap persoalan dengan bantuan allah, meminta petunjuk hanya kepada allah, meminta bantuan hanya kepada allah, mengadu hanya kepada allah, dan meminta pertolongan hanya kepada allah.

ingat ayat yang satu ini, bila kita bisa merasakan, maka ayat ini bukan bualan semata.

surat Alam nasyrah(94) ayat 5-6 yang artinya:

5. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,
6. sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

itulah ayat ayat yang telah dijanjikan oleh allah, bahkan diulang sampai dua kali. dan kita harus yakin, bahwa setelah kesulitan ada kemudahan. asalkan kita melewati kesulitan kesulitan tersebut dengan jalan yang benar, melewati bersama allah, bersama bantuan allah. dan kita akan benar benar merasakan kemudahan seperti yang dijanjikan allah swt.


Responses

  1. Minta izin copas untuk diposting di facebook..

  2. terima kasih atas share-nya

  3. Assalamualaikum,
    Terima kasih atas pencerahannya..

    Wassalamualaikum

  4. wah artikelnya bener2 biki hati plong and optimis hehe Allah sayang sama kita..๐Ÿ™‚

  5. Alhamdulillah….Dengan mencermati tulisan demi tulisan yg di muat,seakan ku lagi mendengarkan ceramah yg benar-benar mampu Mencerahkan Hati & Bathinku saat ini.
    Karna sesungguhnya saat ini ku lagi mendapat Ujian yg Hebat dr Allah (menurut standar dr kemampuanku).Aku sempat bingung & ingin lari dr Ujian ini tp semakin aku lari,seakan aku terus dikejarnya.
    Yang bisa aku lakukan hanya selalu Berusaha mendapat Pertolongan dr Allah SWT,mendapat RidhoNYA atas smua usaha yg ku lakukan untuk bisa melewati Ujian ini dg selalu mencoba Memohon Ampun atas smua Dosa-dosa ku slama ney.
    Hanya 1 yg ingin aku tanyakan,apakah Allah akan Memberikan Pertolongan & Bimbingan Jalan yg akan aku lakukan untuk melewati ini smua tnpa ada perantara orang lain ??
    Karena seperti apa yg pernah aku dengar dr ceramah-ceramah Agama bahwa Jodoh,Rezeki bhkan Solusi dlm setiap permasalahan hidup,smua itu Allah Turunkan dari perantara orang lain.Tapi di sisi lain aku juga bingung mencari kemana & dimana Allah akan mempertemukanku dengan Perantara itu.

  6. Assalamualiakum wr wb.
    Kami sangat berharap agar dalam penjelasan tuntunan yg berdasarkan Al Quran dan hadist ,disertai cara dan contoh yg kongkrit dalam kehidupan sehari-hari, agar dapat dipahami dan dpt dilaksanakan serta dapat dirasakan manfaatnya dikehidupan didunia ini oleh umat Islam.

    Jangan seperti selama ini penjelasan tuntunan agama hanya menitik beratkan pada hal2 yg ghoib saja (pahala-dosa, shurga-neraka) yg akan dirasakan setelah wafat atau diakhirat.

    Sekarang sdh saatnya meningkatkan tujuan agama Islam yg sesungguhnya, yaitu mengajarkan kebaikan untuk umat manusia selama hidup didunia dan akan dirasakan di dunia ini juga apapun yang kita lakukan.

    Kami berharap para da’i serta ulama mulailah memikirkan ,apa manpaat ibadah yang sesungguhnya untuk kehidupan didunia ini bagi umat manusia. Di mulai dari mengucapkan dua kalima syahadat, sholat, puasa, zakat dan haji.

    Demikianlah harapan kami
    Atas perhatianya kami ucapkan terimakasih.
    Wassalamualaikum wrwb.

    • Sesungguhnya tiapndiri manusia itu Allah swt ciptakan satu persatu. Cuman kita ngga sadar bahwa diri kita Allah yg menciptakan. Hal ini disebabkan input informasi sejak masih bayi hanya masalah seputar dunia aau hal nyata. Misalnya sejak bayi didengarkan nyanyian dan mainan. Begitu hingga bayi itu tumbuh menjadi anak-anak. Terus hingga dewasa, informasi utama mengenai Allah jarang di ciptakan. Seperti contoh pertanyaan mengenai cita2 kebanyakan diajarkan untuk menjadi pilot, dokter dsb. Tetapi mengenai mengapa anak itu berada di bumi ini, berapa lama manusia hidup di bumi, semisal kita sewa sebuah kendaraan tidak diingatkan bahwa kendaraan tersebut adalah sekedar pinjam. Jadi tidak boleh digunakan seolah milik sendiri. Jangan di utak atik seenaknya karena suatu saat kendaraan tersebut akan dikembalikan. Ini masalah utama tiap insan yg hidup dimuka bumi. Tau hidup tetapi tidak tau makna hidup, yaitu sementara.

      Seperti pinjam mobil tadi, karena tidak tau bahwa makna mobil tsb harus dimanfaatkan untuk hal2 yg penting, maka karena seolah dipikir mobil tsb milik sendiri maka digunakan dan dirawat tanpa khawatir bahwa mobil itu harus dipertanggung jawabkan kemudian kepada pemilik aslinya.

      Ini mungkin sekadar pemikiran saya. Saya pun lagi belajar untuk sadar.

  7. Maha Suci Alloh dengan segala firman Nya

  8. terima kasih banyak ya,..

  9. mudah mudahan menjadi Lebih Baik Lagi @.

  10. ุงู ู†ู’ ุดูŽุข ุกูŽ ุงู„ู„ู‘ู‡ู

  11. Subhaanalloh, persiss apa yg saya alami, ujian demi ujian datang terus silih berganti, ternyata memang diri kita sendiri yg salah mencari solusi, bukan kepada Allah kita mengadu dan meminta malah kpd orang lain yg notabene orang itu jg makhluk Allah yg lemah dan pasti bnyk memiliki kkurangan, dan memang untuk mencari solusi hanya kepada Allah saja, Alllah dulu, Allah lagi, Allah terus..tempat kita mengadu dan meminta.

  12. Bagaiman kita membedakan mana petunjuk dan mana ujian.
    Contoh kejadian “sya bermaksud untuk meminang seorng gadis tp didlm perjalananya sya menemukan bnyk kesulitan .
    Baik dlm hal materi maupun batin”
    Nah sya bingung apa ini petujuk bhw dia bkn jodoh sya apa ini ujian untuk sya brp bsr ktulusan niat sya untuk hal itu.???


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: